Nasional

Bertemu Prabowo, Rosan Laporkan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp 498,79 Triliun

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, melaporkan capaian realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Angka tersebut dilaporkan melampaui target yang ditetapkan, menunjukkan optimisme di tengah ketidakpastian global.

Rosan menyampaikan bahwa realisasi investasi pada periode Januari hingga Maret 2026 berhasil mencapai Rp498,79 triliun. Angka ini melebihi target yang dicanangkan sebesar Rp497 triliun, atau terealisasi sebesar 100,36 persen.

“Itu adalah peningkatan 7,22 persen year on year-nya. Dan itu juga penyerapan tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya,” ujar Rosan di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (21/6/2026).

Keseimbangan Investasi Domestik dan Asing

Dalam paparannya, Rosan menjelaskan bahwa komposisi investasi yang masuk menunjukkan keseimbangan yang sehat antara penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).

Nilai investasi asing yang berhasil dihimpun tercatat sebesar Rp249,94 triliun. Distribusi investasi di berbagai wilayah Indonesia juga dilaporkan relatif merata.

Adapun komposisi investasi di luar Pulau Jawa mencapai 50,37 persen, sementara di Pulau Jawa sebesar 49,63 persen. Sektor-sektor yang paling mendominasi realisasi investasi meliputi industri logam dasar atau barang logam seperti smelter, investasi di bidang jasa, pertambangan, perumahan, kawasan industri, transportasi, gudang, serta telekomunikasi.

Advertisement

Minat Investor Asing Tetap Tinggi

Lebih lanjut, Rosan menuturkan bahwa minat investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi, bahkan di tengah kondisi global yang diliputi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi.

“Ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan, walaupun itu juga sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan kalau saya boleh sampaikan,” imbuh Rosan.

Ia kemudian memaparkan tren realisasi dan target investasi nasional yang menunjukkan peningkatan dalam jangka panjang. Total investasi yang berhasil dihimpun pada periode 2014-2024 mencapai sekitar Rp9.100 triliun. Sementara itu, target investasi untuk periode 2025-2029 diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari Rp13.000 triliun.

“Peningkatannya memang cukup signifikan, tapi alhamdulillah masih bisa tercapai target-target itu. Kita harapkan ini bisa terus terjaga investasi ini,” tandasnya.

Advertisement