AMBON, KOMPAS.com — Jenazah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara yang tewas akibat ditusuk, dijadwalkan dimakamkan pada Selasa (21/4/2026) sore ini di Langgur. Ratusan personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya prosesi pemakaman.
Menurut Kasi Humas Polres Maluku Tenggara Ipda Wandi Puasa, jenazah almarhum akan disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Perumnas. “Jenazah almarhum akan dimakamkan sore ini di TPU Perumnas,” ujar Wandi saat dihubungi dari Ambon, Selasa siang.
Sebelum dimakamkan, jenazah akan dibawa ke Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Ohoijang untuk mengikuti ibadah pemberkatan yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.30 WIT. “Nanti setelah ibadah di gereja baru dimakamkan,” jelas Wandi.
Saat ini, jenazah masih disemayamkan di rumah keluarga di kawasan Karang Tagepe, Langgur, Maluku Tenggara. Pihak keluarga telah membenarkan rencana pemakaman tersebut.
“Pemakaman direncanakan dilakukan hari ini pukul 15.00 WIT di pekuburan umum Perumnas,” kata kerabat korban, Julie Rahantoknam.
Pengamanan Ketat Diberlakukan
Untuk memastikan kelancaran dan ketertiban prosesi pemakaman, Polres Maluku Tenggara telah menyiapkan pengamanan ekstra. Sebanyak 80 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara, mulai dari rumah duka hingga lokasi pemakaman.
“Nanti Polres siapkan patwal dari Lantas dan didukung 80 personel untuk pengamanan,” kata Wandi.
Nus Kei menjadi korban penusukan hingga tewas pada Minggu (19/4/2026) di Bandara Sadsuitubun, sekitar pukul 12.00 WIT. Insiden tragis tersebut terjadi tak lama setelah ia mendarat dari penerbangan yang membawanya dari Ambon.






