JAKARTA, KOMPAS.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta merespons rencana pergantian posisi Ketua DPRD DKI Jakarta. Jabatan tersebut akan beralih dari Khoirudin ke Suhud Alynudin. Fraksi PKS menegaskan, langkah ini bukan disebabkan oleh konflik internal, melainkan sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan pembaruan organisasi partai.
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli, menjelaskan bahwa keputusan pergantian ini telah melalui pertimbangan matang di tingkat pusat. Ia menyatakan, “Enggak ada (konflik internal). Ini semata-mata untuk konsolidasi aja. Kami memperbarui untuk kebaikan dari masyarakat juga.”
Tugas Baru Khoirudin
Mengenai nasib Khoirudin, Taufik menyebutkan bahwa mantan Ketua DPRD DKI Jakarta itu akan mengemban tugas baru di internal partai. Dengan bekal pengalamannya, Khoirudin diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat PKS di berbagai daerah.
“Beliau (Khoirudin) nanti jadi Koordinator Pembinaan Pejabat Publik PKS,” ungkap Taufik.
Taufik menekankan bahwa seluruh kader PKS di tingkat daerah terikat untuk menjalankan keputusan pimpinan pusat. Struktur partai mengamanatkan setiap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menjadi acuan yang wajib ditaati oleh kader di wilayah.
“Kalau kami kan di DPW ya, kami sih kalau di PKS prinsipnya sami’na wa atha’na gitu. Jadi kalau misalnya emang ada perubahan, ya kita dengar, kita taat,” ujar Taufik.
Menurut Taufik, pergantian pimpinan di DPRD merupakan salah satu rangkaian penyesuaian internal partai, yang juga mencakup perubahan di tingkat pusat dan fraksi di DPRD DKI Jakarta.
Proses Administratif
Kendati demikian, proses pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta ini masih memerlukan serangkaian tahapan administratif yang panjang. Usulan pergantian tersebut akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri.
Selanjutnya, usulan tersebut akan dibahas di internal DPRD DKI Jakarta dan dikoordinasikan dengan Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya diputuskan dalam rapat paripurna.
“Prosesnya masih lama kayaknya,” pungkas Taufik.






