Edukasi

Cegah Kecurangan, UTBK 2026 untuk Jurusan Kedokteran Diadakan di Hari 1 dan 2

Advertisement

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 telah dimulai pada Selasa (21/4/2026). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, melaporkan bahwa lebih dari 870.000 peserta mengikuti ujian pada hari pertama di seluruh Indonesia.

Salah satu strategi yang diterapkan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 untuk mencegah kecurangan adalah dengan menjadwalkan tes bagi calon mahasiswa jurusan Kedokteran dan Kedokteran Gigi pada hari pertama dan kedua pelaksanaan UTBK.

“Termasuk hari ini, hari pertama di seluruh Indonesia semua Kedokteran ya. Kedokteran dan Kedokteran Gigi itu ditaruh di hari pertama supaya lebih memudahkan panitia melakukan pengawasan dan koordinasi dan sebagainya,” ujar Mendikti Saintek saat memantau pelaksanaan UTBK di Pusat UTBK UNJ, Jakarta, Selasa pagi.

Fokus Pengawasan untuk Jurusan Kedokteran

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa kecurangan pada UTBK tahun sebelumnya, mencapai 99 persen, terjadi pada ujian untuk Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

“Makanya kenapa untuk peserta pilihan Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi itu kita fokuskan di hari pertama dan hari kedua untuk kita lebih mengetatkan pengawasan. Tetapi bukan berarti hari berikutnya, enggak,” kata Eduart.

Eduart menegaskan bahwa pengawasan dari panitia akan tetap ketat di semua tahapan, termasuk upaya deteksi sejak proses pendaftaran. Ia menambahkan, “Makanya kenapa tadi yang berusaha untuk mengganti foto dan sebagainya sudah langsung bisa kita temukan. Termasuk juga pengetatan saat ujian dengan menggunakan metal detektor dan sebagainya. Sehingga penggunaan alat bantu juga bisa ditemukan.”

Menurut Mendikti Saintek, persiapan di UNJ berjalan lancar dan ia berharap hal serupa terjadi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Advertisement

Imbauan Integritas dan Kepercayaan Diri

Mendikti Saintek mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Panitia SNPMB mengenai beberapa peserta yang kedapatan berupaya melakukan kecurangan.

“Sehingga ada yang dilarang mengikuti ujian karena sudah terbukti ada upaya-upaya melakukan kecurangan,” ujar Mendikti Saintek.

Ia menekankan bahwa panitia telah mengimbau seluruh peserta untuk menjunjung tinggi integritas dan menghindari kecurangan, mengingat berbagai upaya deteksi telah disiapkan.

Kepada para calon mahasiswa, Mendikti Saintek berpesan untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. “Adik-adik sudah belajar cukup lama, menyiapkan diri cukup lama dengan keyakinan penuh, dengan upaya yang telah disiapkan. Saya yakin kalau percaya pada kemampuan diri sendiri pada akhirnya bisa mencapai apa yang dicita-citakan,” katanya.

Mendikti Saintek juga menyampaikan apresiasinya kepada para orang tua atau wali peserta yang turut mendampingi anak-anak mereka mengikuti ujian.

UTBK 2026 akan berlangsung hingga 30 April di 74 Pusat UTBK yang tersebar di 34 provinsi, serta melibatkan mitra dari setiap pusat.

Advertisement