MEDAN, Indonesia—Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pelajar diserang oleh diduga geng motor bersenjata tajam di Jalan Turi, Kota Medan, beredar luas di media sosial. Akibat serangan tersebut, sepeda motor milik salah satu pelajar berhasil dibawa kabur.
Dalam rekaman berdurasi singkat yang viral tersebut, tampak seorang remaja berseragam sekolah sedang memarkirkan kendaraannya di depan sebuah toko pulsa. Ia kemudian beranjak untuk membonceng seorang temannya. Namun, tak lama setelah bergerak, keduanya dihadang oleh sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor. Serangan pun terjadi.
Korban yang mengenakan seragam pelajar segera berlari masuk ke dalam toko pulsa, sementara temannya mencari perlindungan di sebuah warung makan terdekat. Sepeda motor korban ditinggalkan begitu saja.
“Dikeramaian beraksi pria bersebo dan bersajam di Medan rampas motor,” demikian narasi yang menyertai unggahan video tersebut.
Saksi Mata Ungkap Detail Kejadian
R, pemilik toko pulsa yang menjadi saksi kejadian, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
“Awalnya korban isi paket di sini. Terus balik. Pas di simpang ketemu sama geng motor itu,” ujar R saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan bahwa korban segera mencari perlindungan di dalam tempat usahanya, sementara temannya berlindung di warung makan warga.
“Kami kan enggak tahu apa-apa jadi menyaksikan saja. Terus mau disabetlah korban pakai sajam, ramai warga di sini, jadi lari mereka,” tutur R.
R memperkirakan jumlah pelaku mencapai lebih dari sepuluh sepeda motor. “Korban dan temannya enggak ada luka. Cuma ada warga di sini terluka tangannya karena ditabrak anak-anak itu,” lanjutnya.
Para pelaku kemudian berhasil membawa kabur satu unit motor milik korban sebelum melarikan diri dari lokasi.
Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan
Menanggapi laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, menyatakan bahwa korban diketahui berinisial MR (16).
“Semalam dia sudah buat laporan kasus pencurian motor. Tapi, tadi pagi motor korban sudah dikembalikan diduga oleh pelaku ke keluarga korban,” ujar Poltak.
Sepeda motor korban kini telah diamankan di Polsek Medan Kota. Poltak menegaskan bahwa pihak kepolisian akan tetap melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku, meskipun motor korban telah berhasil dikembalikan.
“Ya meski motornya sudah dibalikkan proses penyelidikan tetap lanjut,” tutupnya.






