Megapolitan

Pembeli Banyak dari Luar Kota, Dedie Rachim Pertimbangkan Bangun Pasar di Perbatasan Bogor

Advertisement

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, tengah mengkaji kemungkinan pembangunan pasar baru di wilayah perbatasan antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memudahkan akses bagi pembeli yang mayoritas justru berasal dari luar kota.

Dedie mengungkapkan, gagasan ini muncul setelah ia berdialog langsung dengan para pedagang di kawasan Jalan Pedati, Suryakencana. “Jadi barangkali kita juga perlu memikirkan jangan-jangan kita perlu membangun juga pasar di perbatasan antara Kota Bogor dengan Ciawi misalnya, karena di sanalah demand-nya tinggi,” ujarnya di Suryakencana, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan bahwa daerah seperti Ciapus dan Cihideung juga menunjukkan pola serupa, di mana pusat perdagangan utama masih terpusat di wilayah Bogor Tengah dan Bogor Timur. Kondisi ini mendorong Dedie untuk mewacanakan pembangunan pasar sebagai alternatif di beberapa titik strategis.

Solusi Aksesibilitas Pedagang dan Pembeli

Wacana pembangunan pasar di perbatasan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mendekatkan akses antara pedagang dan calon pembeli. “Nah, mungkin perlu juga nanti kita berikan alternatif-alternatif untuk kita bangun pasar di perbatasan-perbatasan, baik di Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Timur, dan Tanah Sareal,” jelas Dedie.

Advertisement

Namun, rencana ambisius ini masih memerlukan kajian mendalam sebelum dapat direalisasikan. Salah satu faktor krusial yang akan menjadi pertimbangan utama adalah ketersediaan aset lahan yang memadai untuk lokasi pembangunan pasar tersebut.

“Ya nanti, itu kan tadi baru juga detik tadi, masa langsung ‘kami akan membangun’, kan harus lihat dulu ada enggak asetnya? Banyaklah,” pungkasnya, menegaskan bahwa kelayakan lahan menjadi prioritas dalam tahap awal perencanaan.

Advertisement