CHONGQING, KOMPAS.com – Changan, raksasa otomotif asal China, mulai menancapkan kakinya di pasar Indonesia. Meski belum setenar merek-merek yang lebih dulu hadir, di negara asalnya, Changan telah membangun fondasi riset dan pengembangan yang kuat untuk mendorong inovasi kendaraan.
Perusahaan ini memiliki sistem manajemen komprehensif yang mencakup riset dan pengembangan (R&D), kapasitas produksi, pasokan, hingga pemasaran. Changan secara konsisten menguasai dan mengembangkan teknologi inti, serta berfokus pada terobosan material dan integrasi sistem. Dukungan untuk upaya ini datang dari 44 pusat R&D produk, 20 perusahaan teknologi, dan lebih dari 200 laboratorium di 12 bidang.
Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, menyatakan bahwa Changan telah mengajukan ribuan permohonan paten di sektor otomotif. Dalam pengembangan produknya, Changan juga menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan teknologi besar seperti Huawei dan CATL, hingga institusi pendidikan ternama.
“Pada periode Januari hingga November 2023, perusahaan mengajukan 5.602 permohonan paten baru dengan rata-rata 18 paten per hari. Lebih dari 400 paten merupakan teknologi inti di bidang energi baru, dengan lebih dari 580 paten tambahan yang akan menyusul,” ujar Setiawan kepada wartawan saat kunjungan ke Deepal Exhibition Hall di Chongqing, China, Senin (20/4/2026).
Untuk menopang ambisinya dalam inovasi, Changan mengalokasikan 5 persen dari pendapatan penjualan tahunannya khusus untuk kegiatan R&D. Perusahaan ini juga telah membentuk lembaga riset baterai canggih yang diperkuat oleh lebih dari 1.200 personel R&D baterai, termasuk 125 pakar senior dan talenta akademik terkemuka.
Perjalanan Changan dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi telah dimulai jauh sebelum era ini mengemuka. Sejak tahun 2001, Changan telah aktif mengembangkan mobil hybrid. Inisiatif ini berlanjut pada tahun 2009 dengan dimulainya produksi mobil listrik Benben MINI, diikuti peluncuran Eado EV pada tahun 2015.
Deepal: Merek Premium dengan Teknologi Terkini
Merek premium di bawah naungan Changan, Deepal, baru diluncurkan pada tahun 2022 dengan model pertamanya, SL03. Merek ini dirancang untuk menyematkan berbagai teknologi canggih terkini dari Changan.
Dalam kunjungan ke Deepal Exhibition Hall, terlihat pula pengembangan teknologi mobil otonom sepenuhnya yang diusung Changan. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan berbagai kamera, sensor, serta teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) untuk mendukung kemampuan navigasi mandiri.
Ekspansi ke Pasar Indonesia
Untuk pasar Indonesia, Changan telah memperkenalkan model Deepal S07. Menyusul dalam waktu dekat, Changan juga berencana memasarkan Deepal S05, yang diklaim sebagai mobil dengan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) pertama di Indonesia.






