Jakarta, Kompas.com – Kehadiran motor listrik Harley-Davidson di Indonesia masih dalam tahap penjajakan. PT JLM Auto Indonesia, distributor resmi, memberikan sinyal positif namun belum dapat memastikan jadwal kedatangannya.
Menurut Operations Director JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly, lini motor listrik Harley-Davidson beroperasi di bawah entitas terpisah bernama LiveWire. Saat ini, distribusi LiveWire masih terfokus pada pasar Amerika Serikat.
“Jadi kalau LiveWire itu sendiri sebenarnya enggak langsung di bawah Harley-Davidson, tapi merupakan anak perusahaan dari Harley-Davidson,” ujar Irvino di Jakarta, Senin (20/4/2026). Ia menambahkan, “Harley-Davidson saat ini baru menunjuk LiveWire yang bisa dijual untuk pasar domestiknya mereka oleh jaringan diler HD hanya untuk pangsa pasar di Amerika.”
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa potensi masuknya motor listrik Harley-Davidson ke Indonesia sangat terbuka, namun keputusan tersebut bergantung pada strategi global perusahaan.
Peluang Internasional Masih Menunggu
Irvino menjelaskan bahwa untuk pasar internasional, Harley-Davidson belum membuka jalur distribusi LiveWire. “Untuk internasional mereka belum melakukan hal tersebut. Jadi kalau misalnya dibilang apakah kita minat, tentunya iya, kalau Harley-Davidson sendiri sudah akan membuka kerannya,” tuturnya.
LiveWire merupakan lini motor listrik yang dikembangkan Harley-Davidson sebagai respons terhadap tren elektrifikasi global. Saat ini, terdapat dua model utama yang ditawarkan, yaitu LiveWire One dan LiveWire S2.
Model LiveWire One dipasarkan mulai dari 16.499 dollar AS, atau setara dengan Rp 282 jutaan. Sementara itu, lini S2 Motorcycles dibanderol mulai dari 11.999 dollar AS, atau sekitar Rp 205 jutaan.
Kedua model tersebut diklaim menawarkan performa tinggi yang menjadi ciri khas Harley-Davidson, namun dengan keunggulan teknologi motor listrik yang lebih ramah lingkungan.
Potensi di Pasar Motor Listrik Premium
Jika LiveWire secara resmi hadir di Indonesia, kehadirannya berpotensi memperluas pilihan di segmen motor listrik premium. Selain itu, ini juga akan memperkuat citra Harley-Davidson dalam bertransformasi dari merek konvensional menuju era elektrifikasi.






