Hype

Uya Kuya Laporkan Hoaks Dapur MBG ke Polisi, Trauma Penjarahan Rumah

Advertisement

Anggota DPR RI sekaligus pembawa acara televisi, Surya Utama atau yang akrab disapa Uya Kuya, memutuskan untuk mengambil langkah hukum setelah menjadi korban serangan hoaks masif di berbagai platform media sosial. Ia melaporkan dugaan penyebaran berita bohong terkait kepemilikan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke pihak kepolisian, mengingat trauma mendalam akibat penjarahan rumahnya pada Agustus 2025 lalu akibat hoaks serupa.

Serangan hoaks ini diterima Uya Kuya melalui platform seperti TikTok, Instagram, hingga Threads. Ia merasa perlu mengklarifikasi informasi yang beredar agar tidak menimbulkan dampak yang lebih fatal, seperti yang pernah dialaminya.

“Kan gue mengingat kejadian yang kemarin, fitnah ya itu trauma, trauma. Sampai kemarin rumah gue dijarah segala macam karena berita hoaks yang beredar,” ujar Uya Kuya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/4/2026).

Trauma Akibat Penjarahan Rumah

Uya Kuya mengungkapkan bahwa rumahnya yang menjadi korban penjarahan tersebut bahkan belum selesai direnovasi. Kejadian tersebut meninggalkan luka mendalam, di mana seluruh barang di rumahnya hilang, termasuk elemen bangunan seperti besi, kusen, pipa, hingga kloset.

“Rumah sampai sekarang belum selesai direnovasi dan masih dibetulkan karena rumah saya kemarin benar-benar semua barang hilang. Besi-besi, kusen-kusen, pipa-pipa saja diambil, sampai kloset WC juga diambil,” tuturnya dengan nada prihatin.

Advertisement

Dampak dari penjarahan tersebut dirasakan cukup berat, bahkan mempengaruhi kondisi tempat tinggal keluarganya. “Makanya kan sekarang mertua saya juga masih mengontrak. Karena tinggal di situ kan juga selain saya ada mertua, ada adik-kakaknya Astrid dan keluarga juga masih mengontrak,” jelas Uya.

Laporan Polisi dan Kronologi

Kini, Uya Kuya telah melaporkan sekitar 10 akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah kepadanya ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026.

Uya menerangkan bahwa langkah hukum ini diambil setelah pada tanggal 18 April, ia menemukan sejumlah akun media sosial yang mengunggah foto dirinya yang telah diedit. Foto tersebut disertai narasi yang mengklaim bahwa dirinya memiliki 750 dapur MBG.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, sebelumnya telah membenarkan adanya laporan yang diajukan oleh Uya Kuya.

Advertisement