Regional

UNS Jadi Lokasi Paling Diminati Peserta UTBK 2026, Diikuti 26.981 Peserta dari Berbagai Daerah

Advertisement

Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Jawa Tengah, mencatat rekor sebagai lokasi paling diminati peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2026. Sebanyak 26.981 peserta memilih UNS sebagai lokasi ujian mereka, yang dimulai pada Selasa (21/4/2026) dan akan berlangsung hingga Rabu (29/4/2026).

Kehadiran ribuan peserta ini tidak hanya mencakup mereka yang mendaftar program studi di UNS, tetapi juga para calon mahasiswa yang memilih universitas lain. Hal ini diungkapkan oleh Bambang Purwanto, perwakilan panitia pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

“Dari panitia pusat kami ditugaskan untuk melakukan monitoring evaluasi khusus di wilayah Solo. Dalam hal ini ke UNS. Jadi sebagai gambaran UNS ini salah satu lokasi ujian yang sangat diminati oleh peserta UTBK 2026,” ujar Bambang di UNS Solo, Selasa (21/4/2026).

Bambang menambahkan bahwa tingginya minat peserta terhadap UNS, termasuk yang berasal dari luar Jawa Tengah, menjadi perhatian khusus. “Ada beberapa mereka itu berasal dari luar Jawa Tengah. Ini menjadi hal yang cukup menarik sehingga kemudian dari panitia pusat memberikan arahan untuk kami melakukan monitoring,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai korelasi antara memilih UNS sebagai lokasi ujian dengan peluang diterima sebagai mahasiswa, Bambang menegaskan bahwa keputusan penerimaan sepenuhnya berada di tangan panitia SNPMB. “Karena untuk penerimaan menjadi keputusan dari panitia. Tapi apakah kemudian kalau ujian di sini kemudian bisa diterima prosentase menjadi lebih meningkat, saya rasa tidak. Karena potensinya sama. Soal yang dikerjakan juga sama,” jelasnya.

Pengawasan Ketat untuk Integritas UTBK

Pelaksanaan UTBK 2026 di UNS dilaporkan berjalan dengan baik, didukung oleh sistem pengawasan yang ketat untuk mencegah potensi kecurangan. Bambang Purwanto mencontohkan prosedur di Fakultas Kedokteran, di mana peserta harus melewati pemeriksaan seperti di bandara sebelum memasuki ruang ujian. Selain itu, kamera CCTV juga dipasang di dalam ruangan ujian sebagai langkah antisipasi.

Advertisement

“Jadi mulai dari proses persiapan, sampai pelaksanaannya kami lihat tadi, bahkan di Fakultas Kedokteran ada alat detektor seperti di bandara,” kata Bambang.

Fasilitas dan Kesiapan UNS

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, menyatakan bahwa universitasnya telah menyiapkan 54 ruang ujian dan 1.500 komputer untuk mendukung kelancaran UTBK 2026. Pelaksanaan ujian dibagi dalam 18 sesi, dengan setiap sesi menyediakan ruang ujian yang memadai.

Pada sesi pertama UTBK, tercatat 1.478 peserta hadir, atau sekitar 97,9 persen dari total kuota, dengan 32 peserta (2,1 persen) berhalangan hadir. “Seluruh perangkat ujian disiapkan secara maksimal. Komputer cadangan disiapkan di setiap ruang ujian,” ujar Rektor Jamal Wiwoho.

Prosedur keamanan juga telah ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kecurangan, termasuk praktik joki. “Kami sudah tetapkan prosedur pengawasan ujian, sejak awal peserta masuk ujian hingga pelaporan hasil ujian ke panitia pusat,” tutup Rektor Jamal Wiwoho.

Advertisement