Lestari

Tularkan Semangat Kartini, Srikandi Movement PLN Berdayakan 40.000 Jiwa di 140 Lokasi

Advertisement

Semangat Raden Ajeng Kartini kini tak lagi hanya sebatas seremoni, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata untuk mendorong perekonomian keluarga. Melalui inisiatif Srikandi Movement, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN membuktikan bahwa kekuatan perempuan dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif Srikandi Movement yang digagas oleh Srikandi PLN ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pemberdayaan masyarakat. Sepanjang periode 2025 hingga menjelang Hari Kartini 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 40.000 penerima manfaat di 140 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa Srikandi PLN tidak hanya berperan dalam operasional dan penyediaan listrik, tetapi juga aktif mendorong penciptaan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan.

“Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/4/2026).

Darmawan menambahkan, program ini dirancang untuk mendorong kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian. Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini diklaim bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi kemanusiaan yang terukur.

Lima Pilar Srikandi Movement

Srikandi Movement diimplementasikan melalui lima inisiatif utama. Kelima program ini menyasar sektor pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, hingga pengembangan kapasitas perempuan.

  • Srikandi Goes to School/Campus: Meningkatkan literasi dan wawasan melalui kegiatan di luar kurikulum formal.
  • Srikandi Sahabat Anak: Memperkuat pemenuhan hak dan kesejahteraan anak melalui edukasi, pendampingan, dan bantuan kebutuhan dasar.
  • Women Support Women: Mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui akses, peluang, keterampilan, pendampingan, dan jejaring.
  • Srikandi Care: Berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi gizi, layanan kesehatan, dan upaya penurunan stunting.
  • Inspiring Srikandi: Wadah pengembangan kapasitas perempuan melalui pelatihan nonkedinasan.

Dampak Positif yang Terukur

Ketua Harian Srikandi PLN Kamia Handayani menyampaikan bahwa Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat dengan dampak yang tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5. Selain itu, nilai social return on investment (SROI) yang positif juga menjadi indikator manfaat yang dirasakan masyarakat.

Kamia menjelaskan, program Women Support Women menjadi salah satu program unggulan dengan capaian implementasi signifikan. Pada 2025, program ini menjangkau 1.296 penerima manfaat dan melibatkan 36 kelompok, dengan nilai SROI mencapai 5,79.

“Melalui Women Support Women, kami mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang,” kata Kamia.

Advertisement

Ia menambahkan, peserta program ini juga dibekali keterampilan, pendampingan, serta jejaring untuk memperkuat keberlanjutan usaha mereka. Sementara itu, program Srikandi Goes to School/Campus telah menjangkau 5.102 peserta dan 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.

Program Srikandi Sahabat Anak menjangkau 16.591 anak serta 301 guru dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, dengan nilai SROI sebesar 2,59. Di bidang kesehatan, Srikandi Care menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak, dengan nilai SROI sebesar 2,68.

Dari sisi internal, program Inspiring Srikandi telah diikuti oleh lebih dari 8.400 peserta.

“Kami percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan, keluarga dan masyarakat juga akan tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas,” tegas Kamia.

Harapan Baru di Manado

Dampak program Srikandi Movement juga dirasakan oleh Lanny Juliana Mogot, seorang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Manado, Sulawesi Utara. Lanny mengaku mengikuti program Women Support Women dan merasakan perubahan signifikan dalam pengembangan usahanya.

“Program ini benar-benar membantu kami untuk berkembang. Kami tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga ilmu dan pendampingan dalam menjalankan usaha,” kata Lanny.

Ia menambahkan, kini ia merasa lebih percaya diri untuk meningkatkan usahanya dan menambah penghasilan keluarga. Melalui Srikandi Movement, PLN optimistis dapat terus memperluas dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Advertisement