Siens Harianto, seorang pria kelahiran Bandung, membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk menuntut ilmu. Di usianya yang ke-65 tahun, ia berhasil meraih gelar doktor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menjadikannya wisudawan tertua dalam gelombang kali ini.
Perjalanan akademis Siens dimulai pada usia 59 tahun, ketika ia mendaftar sebagai mahasiswa angkatan pertama program doktoral Manajemen Teknologi di Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) ITS. Empat tahun kemudian, ia menyelesaikan studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,67, meraih predikat sangat memuaskan.
Motivasi Belajar Sepanjang Hayat dan Warisan Keluarga
Motivasi Siens untuk kembali ke bangku kuliah di usia senja berakar dari keyakinan mendalam tentang pentingnya menuntut ilmu sepanjang hayat. Ia meyakini bahwa Sang Pencipta menjanjikan kemudahan bagi mereka yang senantiasa haus akan pengetahuan.
“Saya juga ingin memberikan legacy bagi anak dan cucu,” ujar Siens, dikutip dari laman ITS, Rabu (22/4/2026). Keinginan untuk menjadi teladan bagi generasi penerus menjadi salah satu pendorong utama semangat belajarnya.
Menghadapi Tantangan Penurunan Motorik dan Memori
Perjalanan Siens dalam meraih gelar doktor tidak serta merta mulus. Sebagai seorang Technical Advisor di PT Indal Steel Pipe, ia harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam pemilihan tema disertasi yang berulang kali ia rombak di setiap jenjang ujian.
Kondisi motorik dan memori yang mulai menurun seiring bertambahnya usia menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal tersebut tidak memadamkan semangatnya.
“Dengan tertatih-tatih saya mengumpulkan argumen demi argumen sehingga tersusunlah menjadi disertasi,” ungkapnya lega, menggambarkan perjuangan yang ia lalui.
Pengalaman berharga ini turut dibagikan oleh Rochman, yang juga menitipkan pesan kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga semangat dan konsistensi dalam menempuh pendidikan. Mereka berharap generasi muda dapat meraih prestasi gemilang.
Kontribusi terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Pencapaian Siens Harianto juga selaras dengan upaya pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi.






