JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang wanita paruh baya berinisial HP (50) di sebuah rumah kontrakan di Jalan Perjuangan 6, Koja, Jakarta Utara, pada Selasa (21/4/2026) sore. Korban tewas setelah tembok kamar mandi di kontrakan tersebut roboh menimpanya.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengonfirmasi bahwa peristiwa nahas itu terjadi saat korban baru saja selesai memandikan anak tetangganya yang berinisial A.
“Setelah itu, A pulang ke rumah untuk mengganti pakaian,” jelas Gatot saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.
Menurut Gatot, saat A kembali ke kontrakan HP, tembok kamar mandi yang rapuh seketika roboh dan menimpa korban. A yang menyaksikan kejadian tersebut segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Sekembalinya ke lokasi, ia (anak A) mendapati korban (HP) tertimpa tembok dan segera keluar meminta pertolongan,” ucap Gatot.
Kondisi Bangunan Diduga Jadi Penyebab
Pengurus Rukun Warga (RW) setempat, Ari, menuturkan bahwa bangunan kontrakan yang roboh tersebut diduga sudah berusia tua dan lapuk. Hal ini diperparah dengan tidak adanya struktur penyokong berupa tulang besi pada tembok.
“Iya, sudah tua. Dan tidak ada tulang besinya,” ujar Ari saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian.
Ari juga menambahkan bahwa tanda-tanda keretakan pada tembok sudah terlihat sejak lama sebelum insiden roboh terjadi. Keterangan serupa juga didapat dari tetangga lain yang berada di sekitar lokasi.
“Sudah, sudah ada retak katanya. Keterangan yang dari tetangga yang lain pun sama,” katanya.






