Cek fakta

[KLARIFIKASI] Video Tentara Israel Minta Dievakuasi Merupakan Rekayasa AI

Advertisement

Sebuah video yang beredar di media sosial dan diklaim menampilkan tentara Israel terjebak dalam situasi perang serta meminta evakuasi ternyata merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Dalam rekaman tersebut, terdengar suara ledakan dari luar gedung, namun penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa narasi dan visual dalam video itu tidak otentik.

Video yang menampilkan seorang pria berseragam militer Israel memohon evakuasi untuk dirinya dan rekan-rekannya itu dibagikan melalui sejumlah akun di platform Facebook. Salah satu keterangan yang menyertai video tersebut berbunyi, “Tenang aja Bro! sementara lagi malaikat mavt otw menjemputmu. Ketika tentara IDF terjebak dan tak bisa pulang!”

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran mendalam terhadap sumber video tersebut menggunakan teknik reverse image search. Hasil penelusuran mengarahkan pada sebuah unggahan di akun Facebook yang mendeskripsikan dirinya sebagai kreator konten digital. Akun tersebut diketahui kerap mempublikasikan karya-karya yang dihasilkan oleh AI.

Sebelumnya, akun yang sama juga pernah mengunggah konten yang menampilkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ditangkap oleh tentara Iran, yang juga dipastikan sebagai hasil rekayasa AI.

Advertisement

Untuk memverifikasi keaslian video tentara Israel tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan perangkat deteksi AI, yakni Hive Moderation. Perangkat ini berfungsi untuk mengukur seberapa besar kemungkinan sebuah video dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

Hasil pemeriksaan menggunakan Hive Moderation menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai konten AI generatif. Verifikasi tambahan dilakukan menggunakan BitMind, yang mendeteksi probabilitas video itu dihasilkan oleh AI sebesar 75 persen.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran dan analisis menggunakan alat deteksi AI, dapat disimpulkan bahwa video tentara Israel yang diklaim terjebak dan meminta evakuasi adalah sebuah rekayasa. Video tersebut terdeteksi kuat dihasilkan oleh kecerdasan buatan dan berasal dari akun media sosial yang memang aktif memproduksi konten AI generatif.

Advertisement