Cek fakta

[KLARIFIKASI] Tidak Benar Raja Swedia Tolak Berjabat Tangan dengan Zelensky

Advertisement

Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim Raja Swedia, Carl XVI Gustaf, menolak berjabat tangan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Narasi tersebut terbukti keliru setelah penelusuran mendalam.

Video yang dibagikan oleh sejumlah akun Facebook ini menampilkan momen pertemuan antara Raja Carl XVI Gustaf dan Zelensky. Dalam klip tersebut, terlihat Zelensky mengulurkan tangan, namun Raja Swedia tidak segera membalasnya dengan jabat tangan.

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa klip video yang beredar hanya menampilkan sebagian dari pertemuan tersebut. Momen yang terekam menunjukkan Zelensky mengulurkan tangan sebelum Raja Carl XVI Gustaf mencapai posisi yang seharusnya untuk berjabat tangan.

Setelah Raja Swedia berada di samping Zelensky, terlihat keduanya melakukan jabat tangan. Dengan demikian, klaim bahwa Raja Carl XVI Gustaf menolak uluran tangan Zelensky tidak sesuai dengan kenyataan.

Video lengkap yang menunjukkan interaksi secara keseluruhan dapat ditemukan di berbagai sumber, termasuk unggahan di media sosial X milik Presiden Zelenskyy sendiri. Kantor berita internasional terkemuka, Reuters, juga telah mendokumentasikan momen Raja Carl XVI Gustaf berjabat tangan dengan Zelensky pada tanggal 17 April 2026.

Advertisement

Konteks Pertemuan

Pertemuan antara Raja Carl XVI Gustaf dan Zelensky tidak hanya sekadar salaman. Keduanya membahas kerja sama strategis antara Swedia dan Ukraina, khususnya dalam penguatan Angkatan Udara. Presiden Zelenskyy menyatakan ketertarikan Ukraina untuk menjalin kemitraan jangka panjang dengan Swedia, yang diharapkan akan saling menguntungkan dan memperkuat pertahanan kedua negara.

Selain itu, Zelenskyy juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Ratu Silvia terhadap program kemanusiaan yang dijalankan melalui yayasan anak.

Kesimpulan

Video yang beredar dengan narasi penolakan jabat tangan antara Raja Swedia dan Presiden Ukraina telah dikontekstualisasikan secara keliru. Klip tersebut hanya menangkap momen awal sebelum jabat tangan yang sebenarnya terjadi. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kerja sama bilateral antara Swedia dan Ukraina pada 17 April 2026.

Advertisement