Hype

Hampir Menyerah Selesaikan S3, Ini Judul Disertasi Ashanty di UNAIR

Advertisement

Penyanyi Ashanty akhirnya menghela napas lega setelah berhasil melewati ujian tertutup disertasi program doktor (S3) di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Proses penyelesaian studi yang dijalani di tengah padatnya jadwal pekerjaan ini diakui Ashanty tidaklah mudah, bahkan sempat membuatnya nyaris menyerah.

“Aku tiga kali ganti judul,” ujar Ashanty saat ditemui di kediamannya, The Hermansyah A6, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya. Ia menambahkan, “Aku revisi banyak banget catetannya, lama menundanya.”

Perjuangan di Ambang Batas

Dihadapkan pada revisi yang tiada henti, Ashanty mengaku sempat merasakan titik jenuh yang mendalam. Perasaan ingin menyerah itu bahkan sempat diutarakannya kepada promotornya.

“Di pertengahan sebenarnya aku mencoba untuk tidak melanjutkan,” ungkapnya. “Aku ngomong beberapa kali ke promotor (soal niat mundur). Tapi ternyata mereka selalu support,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ashanty juga sempat menunda jadwal ujiannya berkali-kali. Bahkan, di hari ia seharusnya menjalani sidang tertutup, keraguan masih menyelimutinya.

“Aku ini udah hampir ganti tanggal tadi pagi. Sampai Surabaya kayak orang linglung, ‘mundur boleh enggak ya?'” kata Ashanty mengakui.

Advertisement

Namun, berkat dukungan kuat dari pihak kampus, promotor, serta keluarga, Ashanty berhasil membulatkan tekadnya untuk terus berjuang hingga titik akhir.

“Alhamdulillah udah ada di titik ini,” ucap Ashanty penuh syukur. “Tapi memang harus dihadapi. Karena semakin kita minta mundur, langkahnya juga semakin berat,” pesannya.

Perjalanan Akademis Ashanty

Kini, Ashanty hanya selangkah lagi menuju gelar doktor. Setelah berhasil menyelesaikan sidang tertutup, ia hanya tinggal menunggu jadwal untuk sidang terbuka.

Penyelesaian studi S3 ini memakan waktu hampir empat tahun. Judul disertasi yang berhasil dipertahankannya adalah “Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X Terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia.”

Perjalanan akademis Ashanty dimulai dengan gelar Sarjana Strata Satu (S1) di jurusan Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Paramadina pada tahun 2005. Kemudian, ia melanjutkan ke jenjang S2 jurusan Manajemen di Universitas Bina Nusantara, dan diwisuda pada tahun 2018. Program doktor di UNAIR ini merupakan jenjang pendidikan S3-nya di jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia, yang ia mulai sejak tahun 2023.

Advertisement