Nasional

Gus Ipul Gaungkan Semangat “Hemat, Layanan Hebat, dan Tanpa Korupsi” di Kemensos

Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, menggaungkan semangat baru di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) dengan fokus pada tiga pilar utama: hemat, layanan hebat, dan tanpa korupsi. Penegasan ini disampaikan sebagai komitmen dalam membangun tata kelola kementerian yang lebih baik dan berintegritas.

Gus Ipul menekankan pentingnya penguatan integritas dan efisiensi dalam setiap pelaksanaan tugas di Kemensos. Ia berharap ketiga prinsip tersebut menjadi arah kebijakan yang kuat ke depan, demi menjalankan amanah Presiden dengan sungguh-sungguh.

“Layanan makin hebat dan tanpa korupsi. Ini adalah semangat kami ke depan agar tugas yang diberikan Presiden kepada Kementerian Sosial bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh integritas dan berpedoman pada tiga hal tersebut,” ujar Gus Ipul di Gedung Kemensos, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menurut Gus Ipul, prinsip hemat tidak seharusnya mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat. Justru sebaliknya, efisiensi diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pelayanan.

“Hemat, layanannya terus meningkat, hebat dan terakhir adalah tanpa korupsi. Tiga-tiganya saling berkaitan satu dengan yang lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Kemensos selama ini. Namun, ia menegaskan tidak akan ragu untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi.

“Kami tidak segan-segan akan menegakkan aturan dan memberikan sanksi bagi mereka yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Advertisement

Langkah Konkret Efisiensi dan Disiplin

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Kemensos telah menetapkan sejumlah kebijakan efisiensi dan penguatan disiplin. Salah satunya adalah pengetatan izin perjalanan dinas agar lebih selektif dan sesuai prinsip kepatutan.

Selain itu, rapat dan kegiatan dinas akan lebih banyak dioptimalkan melalui daring untuk menekan biaya operasional. Penggunaan kendaraan dinas juga dibatasi, dengan mendorong pemanfaatan transportasi umum atau kendaraan listrik.

Penggunaan energi seperti listrik, gas, dan air di lingkungan kerja juga diminta untuk dilakukan secara bijak. Gus Ipul juga secara tegas melarang pegawai untuk bertemu dengan vendor di luar mekanisme pengadaan resmi guna mencegah potensi penyimpangan.

Penguatan keamanan kantor, ruang rapat, serta identitas pegawai juga menjadi perhatian penting, termasuk peningkatan peran petugas keamanan. Pimpinan satuan kerja diminta untuk bertanggung jawab penuh atas kedisiplinan dan kinerja pegawai di lingkungan masing-masing.

Dengan serangkaian langkah ini, Gus Ipul berharap Kemensos dapat menjelma menjadi institusi yang semakin profesional, transparan, dan tentunya dapat dipercaya oleh publik.

Advertisement