Nasional

1.773 ASN Ikuti Latsar Komcad, Menhan Minta Pelatih Tak Arogan, Hindari Kontak Fisik

Advertisement

Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga mulai menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang pertama pada Rabu (22/4/2026). Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, melalui amanat yang dibacakan Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lama, menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif dari para pelatih.

“Para pelatih agar mengutamakan pendekatan yang humanis dan edukatif, menghindari sikap arogan maupun kontak fisik yang tidak perlu,” ujar Gabriel saat menjadi inspektur upacara pembukaan Latsarmil di Baseops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sjafrie juga meminta para pelatih untuk memberikan materi yang mendidik serta menjadi teladan dalam sikap dan penampilan kepada para ASN yang mengikuti pendidikan tersebut.

Proses Seleksi Ketat Menuju Komcad

Sebelum mengikuti Latsarmil yang akan berlangsung selama 1,5 bulan, para peserta telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat. Pemeriksaan administrasi dilaksanakan pada 2 hingga 27 Maret 2026 di kementerian masing-masing.

Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan yang berlangsung dari 30 Maret hingga 10 April 2026 di empat rumah sakit. Dari 2.115 peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, sebanyak 2.019 orang dinyatakan lulus, sementara 96 orang tidak memenuhi syarat.

Selanjutnya, pada 13 hingga 17 April 2026, dilaksanakan pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi di enam lembaga pendidikan. Dari 1.927 peserta yang mengikuti tahap ini, 1.773 orang dinyatakan lulus, dan 150 orang tidak lulus.

Lokasi Pelatihan dan Jadwal Penetapan

Peserta yang berhasil lolos seleksi kemudian tersebar di beberapa lokasi pelatihan dasar kemiliteran Komcad. Rinciannya adalah:

Advertisement

  • Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara (Puskom Belneg): 257 orang
  • Resimen Induk Daerah Militer Jaya (Rindam Jaya): 222 orang
  • Pusat Pendidikan Kesehatan TNI Angkatan Darat (Pusdikes Puskesad): 453 orang
  • Brigade Infanteri 1 Pasukan Marinir 1 (Brigif 1 Pasmar 1): 280 orang
  • Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Pusbahasa Kodiklatau): 270 orang
  • Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja (Wingdik 500 Atang Sendjaja): 291 orang

Pelatihan dasar kemiliteran Komcad dimulai pada 22 April 2026. Diharapkan, peserta yang lulus pelatihan ini akan ditetapkan sebagai anggota Komcad pada 5 Juni 2026.

Harapan Menteri Pertahanan untuk Peserta

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga berpesan kepada para peserta ASN calon Komcad untuk menjaga ketertiban, disiplin, dan suasana kondusif selama pendidikan berlangsung agar pelatihan berjalan lancar.

“Tumbuhkan rasa bangga sebagai aparatur sipil negara, baik dari kementerian maupun lembaga, sekaligus merupakan bagian dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, serta perkuat kecintaan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Gabriel membacakan amanat Sjafrie.

Sjafrie menekankan bahwa seluruh rangkaian Latsarmil harus diikuti secara profesional, tertib, dan sesuai kurikulum serta ketentuan yang berlaku. Peserta juga diminta menjaga kehormatan dan nama baik Komcad di mana pun mereka berada.

“Untuk itu, saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan dedikasi,” tambah Gabriel.

Keberhasilan pelatihan ini diharapkan Sjafrie dapat menjadi bagian penting bagi kinerja seluruh kementerian dan lembaga. Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan juga diharapkan dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari sebagai abdi negara yang profesional dan berintegritas.

Advertisement