JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 500 aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Daerah (Pemda) di Sulawesi Selatan kini tengah menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) sebagai bagian dari program Komponen Cadangan (Komcad). Langkah ini menunjukkan peningkatan partisipasi ASN dalam upaya penguatan pertahanan negara.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Gabriel Lama, menjelaskan bahwa kegiatan Latsarmil yang diikuti oleh ASN Pemda Sulsel ini dilaksanakan bersamaan dengan pelatihan serupa bagi ASN dari pemerintah pusat.
“Dan terus terang pada saat ini juga sudah didahului oleh ASN yang berada di jajaran pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Saat ini, 500 ASN jajaran pemerintah daerah yaitu di Sulawesi Selatan sedang melaksanakan latihan dasar militer ini,” ujar Gabriel di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu (22/4/2026).
Latihan dasar militer ini telah berlangsung selama tiga minggu dan secara resmi dibuka pada tanggal 30 Maret 2026. Gabriel menambahkan bahwa sejumlah pemerintah daerah lain juga dijadwalkan akan mengirimkan ASN mereka untuk mengikuti program serupa.
“Nanti akan Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, kemudian Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, bahkan pemerintah daerah yang berada di jajaran wilayah timur ini,” ungkapnya, mengindikasikan cakupan program yang semakin luas.
Partisipasi Sukarela dan Kesadaran Nasional
Gabriel menegaskan bahwa keikutsertaan ASN dalam program Komcad ini bersifat sukarela, bukan sebagai bentuk wajib militer. Menurutnya, partisipasi ini tumbuh dari kesadaran para ASN sebagai bagian dari tanggung jawab mereka terhadap negara.
“Sehingga kita bersyukur dalam konteks sukarela ini semua terpaut hati untuk menyatukan sikap bahwa negara adalah segala-galanya,” jelas Gabriel.
Kementerian Pertahanan mencatat bahwa pada gelombang pertama, sebanyak 1.773 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga telah memulai Latsarmil Komcad di sejumlah lokasi. Angka ini merupakan hasil seleksi dari 2.115 orang yang mendaftar.
Proses seleksi yang ketat meliputi administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi untuk memastikan kesiapan para calon anggota Komcad.
Lokasi Pelatihan dan Jadwal Penetapan
Latsarmil Komcad dilaksanakan di enam lokasi strategis, antara lain Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara, Resimen Induk Daerah Militer Jaya, Pusat Pendidikan Kesehatan TNI Angkatan Darat, Brigade Infanteri 1 Pasukan Marinir 1, Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara, serta Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja.
Pelatihan dasar kemiliteran ini dimulai pada 22 April 2026. Peserta yang berhasil menyelesaikan dan dinyatakan lulus akan secara resmi ditetapkan sebagai anggota Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni 2026.






