Properti

Tol Jagorawi Diperbaiki, Ini Lajur yang Ditutup

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division kembali melakukan pekerjaan pemeliharaan di Jalan Tol Jagorawi. Langkah ini diambil demi menjaga Standar Pelayanan Minimum (SPM) serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jalan tol.

Kegiatan pemeliharaan yang tengah berlangsung mencakup rekonstruksi perkerasan dan pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO).

“Lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi selama pekerjaan berlangsung, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas,” ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, dalam keterangan yang dikutip pada Selasa (21/04/2026).

Rincian Penutupan Lajur

Untuk pekerjaan rekonstruksi perkerasan yang mengarah ke Jakarta, sejumlah lajur akan ditutup sementara. Titik-titik yang terdampak meliputi lajur 2 di KM 18+881 hingga KM 18+801 yang dijadwalkan dari tanggal 20 hingga 24 April 2026. Selain itu, lajur 2 di KM 26+130 hingga KM 25+969 juga akan ditutup pada periode 21 hingga 25 April 2026.

Penutupan juga diberlakukan pada lajur 1 di area Off Ramp Citeureup selama 20-23 April 2026, dan lajur 1 di Off Ramp Gunung Putri pada 22-25 April 2026.

Sementara itu, pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) yang dilakukan untuk arah Ciawi akan berdampak pada penutupan lajur secara bertahap. Penutupan akan dilakukan pada lajur 2 hingga lajur 4 di sekitar KM 18+536 sampai KM 21+000. Periode pekerjaan ini berlangsung dari 20 hingga 27 April 2026, dengan jam operasional umumnya dimulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Advertisement

Di arah Jakarta, pekerjaan SFO juga akan dilaksanakan pada lajur 3 di KM 19+851 hingga KM 19+920 pada tanggal 25-26 April 2026.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

PT Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area pekerjaan. Pengguna jalan diminta untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Selain itu, pengendara disarankan untuk dapat mengatur waktu dan rute perjalanan mereka sedini mungkin. Penting juga untuk memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum melakukan perjalanan guna menghindari potensi hambatan yang tidak diinginkan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dapat diakses melalui layanan one call center 24 jam Jasa Marga di nomor 133, situs resmi Jasa Marga, akun media sosial resmi, serta melalui aplikasi Travoy.

Advertisement