Meskipun informasi resmi mengenai pendaftaran sekolah kedinasan 2026 belum dirilis, antusiasme lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan studi di lembaga tersebut terus mengemuka. Manfaat seperti kuliah gratis dan peluang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi daya tarik utama. Salah satu pilihan yang menarik adalah Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), sebuah perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Poltek SSN yang berlokasi di Jalan Raya H Usa, Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, memiliki misi mencetak sumber daya manusia terampil di bidang keamanan siber dan persandian, dengan karakter yang kuat sesuai Etos Sandi. Lulusannya berpeluang diangkat menjadi CPNS di lingkungan BSSN maupun instansi pemerintah lainnya, baik di pusat maupun daerah, sesuai dengan formasi yang tersedia.
Keahlian Lulusan Poltek SSN
Lulusan Poltek SSN akan dibekali dengan keahlian spesifik di bidang keamanan siber dan persandian. Bidang keahlian yang akan dikuasai antara lain:
- Perekayasa Kriptografi
- Praktisi Keamanan Informasi
- Analis Keamanan Informasi
- Perekayasa Keamanan Jaringan
- Penguji Penetrasi Web dan Jaringan
- Perekayasa Keamanan Perangkat Keras
- Perekayasa Keamanan Perangkat Lunak
Syarat Pendaftaran Poltek SSN
Mengacu pada persyaratan pendaftaran sekolah kedinasan 2025, calon pendaftar Poltek SSN perlu memenuhi sejumlah kriteria umum. Persyaratan ini mencakup aspek kewarganegaraan, usia, latar belakang pendidikan, hingga kondisi fisik.
Syarat Umum Pendaftaran
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman, setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
- Pria/Wanita, berusia minimal 17 tahun dan tidak melebihi 21 tahun pada 31 Desember 2025.
- Siswa Kelas XII atau lulusan SMA/MA jurusan IPA (lulusan sebelum 2025); SMA/MA semua jurusan (lulusan 2025); atau SMK Teknik Elektronika (Audio Video, Elektronika Industri, Otomasi Industri, Elektronika dan Komunikasi, Mekatronika); serta SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi (Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, Pengembangan Gim).
- Rata-rata nilai Matematika (Teori/Pengetahuan) minimal 80 pada Semester IV dan V, serta rata-rata nilai Bahasa Inggris (Teori/Pengetahuan) minimal 80 pada Semester IV dan V.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (parsial/total), tidak cacat fisik/mental, serta bebas dari penyakit bawaan/menular yang dapat mengganggu kegiatan taruna. Dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari Puskesmas atau unit pelayanan kesehatan pemerintah.
- Tinggi badan minimal Pria 160 cm atau Wanita 150 cm, dengan berat badan seimbang. Dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari Puskesmas atau unit pelayanan kesehatan pemerintah.
- Tidak bertato atau bekas tato, serta tidak bertindik atau bekas tindik di bagian tubuh yang tidak lazim (kecuali ketentuan agama/adat).
- Belum menikah, dibuktikan dengan surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa, dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
- Belum pernah melahirkan (wanita) atau memiliki anak biologis (pria).
- Belum pernah putus studi (drop out) dari Poltek SSN atau perguruan tinggi kedinasan lainnya.
- Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia membayar biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp 100.000,00 sesuai PP Nomor 2 Tahun 2024.
- Bersedia menyerahkan sertifikat hasil SNBT-UTBK Tahun 2023, 2024, atau 2025 (memilih salah satu jika memiliki lebih dari satu).
- Memiliki Kartu BPJS Kesehatan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI setelah lulus, dan menjalani masa ikatan dinas pertama selama 10 tahun.
Tahapan Seleksi
Proses seleksi untuk menjadi taruna Poltek SSN melibatkan beberapa tahapan penting:
- Pendaftaran dan seleksi administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
- Seleksi Akademik
- Seleksi Psikologi
- CT/MI tertulis
- Seleksi Kesehatan
- Seleksi Kebugaran
- Seleksi Wawancara Litpers
- Pantukhir (Penentuan Akhir)
Dokumen yang Dibutuhkan
Calon pendaftar perlu mempersiapkan dokumen-dokumen berikut dalam format dan ukuran yang telah ditentukan:
- File Pas Foto Berwarna Terbaru (3 bulan terakhir) dengan latar belakang merah (JPG, maks 200 KB).
- Scan KTP asli atau Kartu Keluarga asli/digital (JPG, maks 200 KB).
- Scan rapor asli (PDF, maks 1.000 KB), mencakup halaman identitas, nilai rapor Semester IV dan V untuk Matematika dan Bahasa Inggris, surat keterangan konversi nilai (jika menggunakan skala huruf) yang dilegalisir, dan transkripsi nilai dalam Bahasa Indonesia (jika sekolah menggunakan selain Bahasa Indonesia).
- Scan hasil pemeriksaan kesehatan dari dokter Puskesmas/unit kesehatan pemerintah tahun 2025 yang mencantumkan tinggi dan berat badan (PDF, maks 500 KB).
- Scan hasil pemeriksaan kesehatan dari dokter Puskesmas/unit kesehatan pemerintah tahun 2025 yang mencantumkan hasil tes buta warna (PDF, maks 500 KB).
- Scan Surat Pernyataan Diri bermaterai Rp 10.000,00 (PDF, maks 700 KB).
- Scan Kartu BPJS Kesehatan Peserta (JPG, maks 200 KB).






