DEPOK – Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, menekankan pentingnya menjaga soliditas dan memperkuat sinergi antara Korps Brimob Polri dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menghadapi spektrum tantangan keamanan yang semakin kompleks di masa mendatang. Instruksi ini disampaikan Sigit saat memimpin apel dan memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri yang diselenggarakan di Markas Komando (Mako) Korbrimob Polri, Selasa (21/4/2026).
Dalam amanatnya, Kapolri menyatakan, “Jaga soliditas dengan mitra-mitra dan rekan-rekan lain, dengan TNI. Bangun komunikasi yang baik sehingga kemudian di lapangan kita bisa menghadapi masalah-masalah yang ada dengan baik bersama-sama karena ke depan dinamika yang ada tentunya terus akan terjadi.”
Sigit menggarisbawahi bahwa dinamika global yang terus berkembang, termasuk isu konflik geopolitik dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi nasional, memiliki potensi besar untuk memengaruhi kondisi keamanan dalam negeri. Oleh karena itu, koordinasi lintas institusi menjadi elemen krusial dalam merespons berbagai situasi yang muncul.
Kapolri menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menghadapi ancaman tidak hanya berasal dari kemampuan individu, melainkan juga dari kekompakan dan kerja sama antarinstansi. Ia menambahkan, “Ketahanan atau resiliensi suatu negara tentunya ditentukan dari bagaimana kita bisa menghadapi setiap tantangan dan ancaman yang ada dengan cermat, dengan baik dan tentunya bagaimana kita mengurangi risiko yang terjadi dengan sekecil-kecilnya.”
Tingkatkan Kesiapan dan Kemampuan Personel
Lebih lanjut, Sigit menyoroti urgensi kesiapan personel Brimob sebagai pasukan elite Polri dalam menghadapi potensi eskalasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menginstruksikan seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan intensif, simulasi, dan evaluasi berkala agar siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
“Persiapkan peralatan yang rekan-rekan miliki sehingga pada saat rekan-rekan turun peralatan-peralatan yang ada yang melekat pada diri rekan-rekan siap untuk digunakan,” ujar Sigit.
Dalam arahannya, Kapolri juga mengingatkan agar Brimob senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan setiap tugas, termasuk dalam operasi kemanusiaan. Ia mengapresiasi kontribusi Brimob dalam berbagai penanganan bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, serta keterlibatan dalam Operasi Damai Cartenz.
Menutup arahannya, Sigit mengungkapkan keyakinannya bahwa soliditas dan kekompakan seluruh personel Brimob akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tugas-tugas yang semakin kompleks. “Saya yakin dan percaya bahwa dengan semangat, dengan soliditas dari seluruh keluarga besar Brimob, maka apa pun tugas yang kita hadapi seberat apa pun sepanjang kita solid, sepanjang kita kompak,” tegasnya.






