SURABAYA – Dua kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Selasa (21/4/2026). Kedatangan mereka menandai dimulainya operasional pemberangkatan haji tahun ini di embarkasi tersebut.
Rombongan jemaah haji, yang terbagi dalam kloter 1 dan kloter 2, tiba dengan pengawalan ketat petugas Patwal. Kloter pertama, yang terdiri dari 380 jemaah, tiba lebih dulu sekitar pukul 11.15 WIB dan langsung diarahkan menuju Hall Mina. Kloter kedua menyusul sekitar 15 menit kemudian dan diterima di Hall Musdalifah.
Jemaah yang tiba hari ini tidak hanya berasal dari daratan Kabupaten Probolinggo, tetapi juga mencakup warga dari Kepulauan Gili Ketapang dan Gili Mandangin.
Momen Haru dan Doa untuk Bangsa
Suasana haru dan sukacita menyelimuti kedatangan para jemaah saat turun dari bus. Rifda Dina Maliana, salah seorang jemaah asal Gending, Kabupaten Probolinggo, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
“Semoga lancar ibadah haji hingga di Tanah Suci,” ujar Rifda saat ditemui di Hall Mina, Asrama Haji Surabaya.
Rifda berangkat bersama empat anggota keluarga dan saudaranya. Selain mendoakan kebaikan bagi keluarganya, ia mengaku telah menyiapkan doa khusus untuk Indonesia.
“Selain mendoakan keselamatan keluarga, saya juga tidak lupa mendoakan kesejahteraan bangsa dan negara agar selalu damai,” tuturnya.
Proses Administrasi dan Kesehatan
Kedatangan ratusan jemaah ini disambut langsung oleh Plt Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, M. Asadul Anam. Dalam sambutannya, Anam mendoakan kesehatan para tamu Allah tersebut.
“Semoga semua sehat dan diparingi (diberikan) lancar ibadahnya,” kata Anam.
Sesuai prosedur, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) langsung melakukan serangkaian proses administrasi dan kesehatan. Proses tersebut meliputi:
- Pemeriksaan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik jemaah prima sebelum terbang.
- Pemberian Dokumen: Penyerahan paspor, tiket pesawat, dan gelang identitas.
- Kartu Nusuk: Pembagian kartu akses resmi untuk beribadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Setelah seluruh proses administrasi tuntas, jemaah diperbolehkan beristirahat di kamar masing-masing. Selama berada di asrama, setiap jemaah mendapatkan hak konsumsi tiga kali makan.
Jadwal Keberangkatan ke Madinah
Jemaah kloter 1 dan kloter 2 dijadwalkan akan bertolak menuju Madinah, Arab Saudi, pada Rabu, 22 April 2026. Keberangkatan akan dilakukan melalui Bandara Internasional Juanda dengan rincian jadwal sebagai berikut:
- Kloter 1: Berangkat pukul 09.30 WIB.
- Kloter 2: Berangkat pukul 13.55 WIB.
Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini diproyeksikan akan memberangkatkan sebanyak 43.625 jemaah. Jumlah tersebut mencakup jemaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Layanan Cepat 90 Menit Tanpa Seremonial
PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan yang efisien, dengan memangkas proses penerimaan jemaah di asrama menjadi hanya 90 menit.
Kebijakan ini diambil dengan meniadakan rangkaian acara seremonial yang biasanya memakan waktu lama.
“Kebijakan ini diambil agar jemaah tidak menghabiskan banyak waktu untuk proses administrasi, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelum memulai perjalanan panjang ke Tanah Suci,” tulis pihak PPIH dalam keterangannya.






