JAKARTA, KOMPAS.com – Di usianya yang telah menginjak 50 tahun, musisi Maia Estianty tetap memukau dengan penampilan awet muda. Bukan karena perawatan salon yang mahal, rahasia utamanya ternyata terletak pada pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.
Maia Estianty mengungkapkan bahwa ia termasuk orang yang jarang menjalani perawatan wajah di klinik kecantikan. “Aku jarang treatment di klinik kecantikan, karena skincare aku sendiri udah cukup memenuhi kebutuhan kulitku,” ujarnya dalam sebuah kesempatan. Ia menambahkan, “Aku bukan tipe orang yang merawat sampai ratusan juta, enggak banget.”
Karena itu pula, Maia tidak memiliki anggaran khusus untuk perawatan wajah. Namun, di samping rutinitas penggunaan produk perawatan kulit, Maia secara konsisten menjaga asupan makanannya untuk kesehatan kulitnya.
“Jadi, jauh sebelum 50 (tahun) tuh, aku sudah mulai menginvestasikan minuman-minuman atau asupan-asupan yang masuk ke dalam tubuh,” tuturnya. Salah satu yang rutin dikonsumsinya adalah kolagen.
Pure Matcha, Rahasia Lain untuk Kulit Wajah
Selain kolagen, Maia juga mengaku mendapat rekomendasi dari calon menantu perempuannya untuk mengonsumsi pure matcha. “Setahun ini aku diracunin sama calon-calon mantu lah, untuk minum pure matcha,” ungkapnya.
Menurut Maia, pure matcha tidak hanya bermanfaat untuk meremajakan kulit, tetapi juga terbukti berhasil mengurangi jerawat di wajahnya. “Jadi aku peminum akhirnya, jadi peminum matcha juga, pure matcha,” ujarnya.
“Pure matcha itu lebih kayak dia antioksidan, buat awet muda juga, bisa untuk mengurangi jerawat juga, gitu,” jelas Maia mengenai manfaat minuman tersebut.
Disiplin Hindari Gorengan, Gula, dan Tepung
Maia Estianty juga telah lama menerapkan disiplin untuk menghindari konsumsi gorengan dan gula berlebih. “Paling cuma nyobain, itu cuma sepotong udah. Nyobain enak apa enggak,” ucapnya mengenai makanan berminyak.
Untuk urusan minuman, Maia memilih untuk menggunakan pemanis khusus yang lebih sehat. Ia juga membatasi konsumsi nasi, dan memilih jenis tertentu.
“Nasinya pun nasi untuk diabetes. Aku kan soalnya ada prediabet, jadi harus kurangin gula banget,” kata Maia. Ia menegaskan, “Dan gula juga lumayan ngaruh banget lah.”






