Advertorial

Dorong Kesetaraan Gender, BNI Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

Advertisement

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengukuhkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender melalui serangkaian kebijakan inklusif di lingkungan kerja dan program pemberdayaan masyarakat. Upaya ini merupakan perwujudan semangat Kartini yang diusung BNI untuk memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, menegaskan bahwa BNI secara konsisten menghadirkan kebijakan yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh pegawai tanpa memandang latar belakang gender. Ia meyakini bahwa perempuan memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perusahaan dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional.

“BNI terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung kesetaraan serta mendorong perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal,” ujar Alexandra dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/4/2026).

Kebijakan Internal untuk Keseimbangan Kerja dan Kehidupan

Di internal perusahaan, BNI telah mengimplementasikan berbagai kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Fasilitas seperti cuti haid, cuti melahirkan, penyediaan ruang menyusui di kantor, dan fasilitas penitipan anak (daycare) menjadi bukti nyata dukungan tersebut. Selain itu, BNI juga menyediakan Employee Assistance Program (EAP) yang bertujuan untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan finansial para pegawai, serta menerapkan skema kerja fleksibel.

Srikandi BNI: Wadah Pengembangan Kepemimpinan Perempuan

Lebih lanjut, BNI memperkuat peran perempuan melalui pembentukan Srikandi BNI. Organisasi ini menjadi wadah strategis untuk pengembangan kepemimpinan perempuan, yang diharapkan mampu mendorong kolaborasi, kreativitas, serta peningkatan kapabilitas pegawai perempuan. Pembentukan Srikandi BNI juga bertujuan memperluas peluang perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan di berbagai tingkatan organisasi.

Advertisement

Alexandra menambahkan, peningkatan peran perempuan di dunia kerja tidak hanya memberikan dampak positif bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara lebih luas. Berbagai studi telah menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemimpinan yang beragam cenderung memiliki kinerja yang lebih baik, lebih inovatif, dan mampu mengambil keputusan yang lebih komprehensif.

Dampak Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Srikandi BNI tidak hanya berfokus pada pengembangan internal, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih luas melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di masyarakat. Ke depan, BNI telah menyiapkan sejumlah program yang mencakup peningkatan kapasitas generasi muda, dukungan terhadap kesehatan perempuan, serta penguatan kemandirian ekonomi perempuan di berbagai daerah.

“Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BNI dalam membawa semangat Kartini yang tidak hanya berhenti di lingkungan kerja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutur Alexandra.

Melalui pendekatan yang terintegrasi antara kebijakan internal dan program sosial, BNI menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai elemen krusial dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing organisasi.

Advertisement