Perebutan satu tiket terakhir degradasi dari Championship Liga 2 2025-2026 memanas. Sriwijaya FC dan Persipal Palu telah dipastikan turun kasta, menyisakan satu tim lagi yang akan menyusul ke Liga 3 musim depan melalui jalur play-off.
Persaingan sengit kini terjadi pada tim-tim yang menduduki peringkat kesembilan di Grup 1 (Barat) dan Grup 2 (Timur). Mereka harus menjalani laga tambahan untuk menentukan nasib di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.
Jalur Menuju Play-off Degradasi
Setelah rampungnya pekan ke-25, empat tim masih berpotensi tergelincir ke zona play-off degradasi. Di Grup 1, Persikad Depok menempati posisi paling aman. Tim ini hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memastikan diri terhindar dari laga tambahan tersebut.
Saat ini, Persikad Depok mengoleksi 31 poin. Mereka memiliki dua pertandingan sisa melawan FC Bekasi City di kandang dan Garudayaksa FC di markas lawan.
Persekat Tegal Terancam
Sementara itu, Persekat Tegal yang kini menduduki peringkat kesembilan Grup 1 dengan 26 poin, terpaut lima poin dari Persikad. Persekat dihadapkan pada jadwal berat menghadapi Persiraja Banda Aceh di kandang sendiri dan Sumsel United di luar kandang pada dua laga pamungkas.
Di Grup 2, persaingan menghindari zona play-off degradasi mengerucut pada dua tim: Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang. Persiba saat ini berada di peringkat kedelapan dengan 20 poin, sementara PSIS tertinggal dua poin di bawahnya dengan total 18 poin.
Sisa Jadwal Krusial untuk Persiba dan PSIS
Baik Persiba Balikpapan maupun PSIS Semarang memiliki jadwal sisa yang tidak mudah, karena keduanya masih harus berhadapan dengan pemuncak klasemen sementara, PSS Sleman.
Persiba akan lebih dulu menjamu PSS Sleman di kandang, sebelum melakoni laga tandang ke markas Deltras FC. Di sisi lain, PSIS akan bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Kendal Tornado FC, dilanjutkan dengan lawatan ke markas PSS Sleman.
Situasi ini secara praktis kurang menguntungkan bagi PSIS Semarang. Satu kekalahan saja dalam dua pertandingan sisa bisa membuat mereka terjerumus ke zona play-off degradasi. Bahkan jika mampu meraih kemenangan maksimal, PSIS masih harus bergantung pada hasil pertandingan Persiba Balikpapan yang menelan kekalahan atau meraih hasil imbang.






