Regional

Tiba di Asrama Haji, Dua Jemaah Haji Kloter 1 Asal Lombok Timur Dirujuk ke RS

Advertisement

MATARAM, KOMPAS.com – Dua orang jemaah calon haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 asal Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB tak lama setelah tiba di Asrama Haji Lombok pada Selasa (21/4/2026). Tindakan ini diambil setelah pemeriksaan kesehatan awal mendeteksi adanya kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Salah satu jemaah yang dirujuk adalah seorang perempuan yang terdeteksi memiliki riwayat patah tulang berdasarkan hasil rontgen. Ia langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD NTB untuk pemeriksaan lebih mendalam.

“Memang ada salah satu jemaah yang riwayatnya patah tulang dilihat dari hasil rontgen,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Lalu Muhamad Amin, di Asrama Haji Lombok pada Selasa.

Lalu Muhamad Amin menjelaskan bahwa rujukan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah secara menyeluruh. “Hasil dari rumah sakit itulah yang menjadi rekomendasi apakah layak terbang atau tidak,” katanya.

Pihaknya memastikan bahwa insiden yang dialami jemaah tersebut terjadi sebelum keberangkatan ke asrama haji.

Advertisement

Satu Jemaah Lain Terdeteksi Anemia

Selain jemaah dengan riwayat patah tulang, satu jemaah laki-laki berusia 87 tahun juga terpaksa dirujuk ke RSUD NTB. Petugas kesehatan menemukan kondisi anemia saat melakukan pemeriksaan.

“Anemia, jenis kelamin laki-laki, usia 87 tahun,” ujar Suparman, Penanggung Jawab Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji NTB, saat dikonfirmasi terpisah di UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok.

Pada hari yang sama, sebanyak 393 jemaah calon haji Kloter 1 asal Kabupaten Lombok Timur telah memasuki Asrama Haji Lombok. Dari jumlah tersebut, tercatat 60 orang masuk dalam kategori risiko tinggi (risti) berat, 81 orang risti sedang, dan 126 orang risti ringan.

Jemaah calon haji Kloter 1 Lombok Timur dijadwalkan akan diberangkatkan dari Bandara Lombok menuju Madinah pada pukul 22.50 WITA.

Advertisement