Bola

Skor Dewa United Vs Persib 2-2, Hodak Ungkap Kesalahan seperti Bocah

Advertisement

Persib Bandung harus menunda pesta kemenangan setelah ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United dalam lanjutan Liga Super 2025-2026 di Banten International Stadium, Selasa (21/4/2026). Pelatih Bojan Hodak menyoroti sejumlah kesalahan fatal yang dilakukan anak asuhnya, bahkan menyebut satu gol tercipta akibat kelalaian layaknya pemain amatir.

Dewa United sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Alex Martins pada menit ke-24 dan Ricky Kambuaya di menit ke-61. Gol pertama tim tuan rumah tercipta akibat kesalahpahaman pemain Persib yang menghentikan permainan karena mengira bola telah keluar lapangan. Situasi ini dimanfaatkan Alexis Messidoro dengan cepat mengirim umpan silang yang disundul oleh Alex Martins.

“Pertandingan menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik. Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Hodak.

Ia menambahkan, kekalahan dalam duel udara pada gol pertama sangat disesalkan. “Seperti gol pertama itu seperti kekanak-kanakan, kami berhenti bermain karena semua orang mengira bola keluar, tetapi bola baru dinyatakan keluar ketika wasit mengatakannya,” papar Hodak, menggambarkan betapa mudahnya gawang Persib dibobol.

Kesalahan Berulang dan Kartu Merah Martins

Petaka bagi Persib tak berhenti di situ. Selepas jeda, Alexis Messidoro sempat mencetak gol yang dianulir VAR, namun kesalahan kembali terjadi. Umpan Julio Cesar mengenai Alex Martins, yang kemudian berujung pada serangan balik cepat Dewa United dan gol kedua dari Ricky Kambuaya pada menit ke-61.

Ironisnya, tak lama setelah gol tersebut, Alex Martins harus diusir dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan sepuluh pemain selama kurang lebih 30 menit, Dewa United akhirnya takluk oleh kebangkitan Persib.

Advertisement

“Kemudian setelah ini juga gol kedua adalah satu kesalahan individu. Secara penyerangan tidak buruk, tetapi sekali lagi saya pikir kami bangkit dari 0-2 menjadi 2-2. Kami juga seharusnya menciptakan lebih banyak peluang dan kami bisa saja mendapatkan tiga poin,” kata Hodak, meski mengakui kemampuan timnya bangkit dari ketertinggalan.

Persib berhasil memperkecil kedudukan melalui tendangan penalti Thom Haye pada menit ke-77. Momentum kebangkitan ditutup dengan gol sundulan Andrew Jung di menit ke-85, memanfaatkan assist Eliano Reijnders, yang mengunci skor imbang 2-2.

Kekecewaan Terhadap Kepemimpinan Wasit

Di balik drama jual beli serangan, Bojan Hodak juga melayangkan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan wasit Yoko Suprianto dan wasit VAR Sance Lawita. Keputusan-keputusan kontroversial, terutama terkait gol pertama Dewa United yang diperdebatkan status bolanya keluar lapangan, serta dugaan handball Alex Martins pada proses gol kedua, menjadi sorotan utama Hodak.

Meskipun tak bisa mengubah hasil pertandingan, Persib berencana menempuh jalur resmi untuk menyuarakan protes. “Pada akhirnya saya juga sangat kecewa dengan wasit, tapi yang satu ini akan kami lakukan melalui jalur resmi, kami akan mengirimkan surat karena ada banyak situasi yang sangat dipertanyakan,” tegas Hodak.

Hasil imbang ini secara signifikan memanaskan persaingan di papan atas klasemen Liga Super 2025-2026. Keunggulan Persib di puncak klasemen kini hanya terpaut dua poin dari Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua.

Advertisement