Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United dalam lanjutan Liga Super 2025-2026 pekan ke-28. Hasil ini membuat Eliano Reijnders, gelandang Persib, mengakui timnya perlu segera bangkit meski tetap berada di jalur juara.
Pertandingan yang digelar di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4/2026) malam WIB, sempat membuat publik tuan rumah bersorak ketika Alex Martins membuka keunggulan Dewa United pada menit ke-24. Keunggulan tersebut bertambah di menit ke-61 melalui gol Ricky Kambuaya. Namun, Persib Bandung berhasil menunjukkan mentalitas bangkit melalui gol penalti Thom Haye di menit ke-77 dan sundulan Andrew Jung di menit ke-86, yang memastikan satu poin aman dibawa pulang ke Bandung.
Eliano Reijnders menyoroti awal pertandingan yang kurang optimal sebagai penyebab Persib kesulitan mengembangkan permainan. “Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih (Bojan Hodak). Kami memulai pertandingan dengan tidak terlalu bagus. Tapi setelah itu, kami bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya bisa imbang 2-2,” ungkap Eliano, dikutip dari situs resmi Persib Bandung.
Persib Masih di Jalur Juara, Namun Borneo FC Mengintai
Satu poin yang diraih Persib Bandung memang menjaga mereka di puncak klasemen sementara. Namun, keunggulan mereka atas Borneo FC kini terpangkas menjadi hanya dua poin. Borneo FC berhasil meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar, membuka peluang besar untuk mengkudeta posisi puncak di pekan mendatang.
Borneo FC dijadwalkan akan menjamu Semen Padang pada Sabtu (25/4/2026). Dengan status sebagai tim papan bawah, Semen Padang diprediksi tidak akan memberikan perlawanan berarti bagi Pesut Etam, sehingga tiga poin tampaknya akan menjadi milik Borneo FC.
Di sisi lain, Persib Bandung akan menghadapi Arema FC pada Jumat (24/4/2026). Meskipun secara peringkat Persib unggul jauh, Arema FC yang mulai menemukan ritmenya diprediksi akan memberikan perlawanan sengit.
Meski demikian, Eliano Reijnders tetap optimistis dengan kans Persib untuk meraih gelar juara. Ia menegaskan bahwa fokus tim kini beralih sepenuhnya ke pertandingan berikutnya. “Kami terus berjuang dan berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalan di pertandingan. Hal bagusnya, kami masih berada di jalur dan akan kembali fokus untuk pertandingan yang akan datang,” tambahnya.
Bojan Hodak Soroti Kesalahan Fatal
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, turut menyuarakan kekecewaannya atas hasil imbang melawan Dewa United. Ia mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berhasil mengejar ketertinggalan, namun menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.
“Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang dan kejadian-kejadian menarik. Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol,” kata Hodak.
Lebih lanjut, pelatih asal Kroasia itu secara spesifik mengkritisi gol-gol yang bersarang di gawang Persib. “Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” tegasnya.






