Bola

Alasan Ada Patung dan Kaus Burung Kakatua di Pesta Juara Bayern

Advertisement

Bayern Muenchen kembali mengukuhkan dominasinya di Bundesliga setelah memastikan gelar juara musim 2025-2026. Kemenangan 4-2 atas Stuttgart di Allianz Arena pada Minggu (19/4/2026) tidak hanya mengunci puncak klasemen, tetapi juga memicu selebrasi meriah dengan atribut unik: kaus bergambar burung kakatua.

Dengan koleksi 79 poin, Bayern unggul 15 angka dari Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua. Selisih poin ini dipastikan takkan terkejar lagi oleh Dortmund mengingat hanya tersisa empat pertandingan di akhir musim.

Meskipun trofi Bundesliga secara resmi baru akan diserahkan pada laga kandang terakhir melawan Koeln, para pemain Bayern sudah larut dalam euforia juara. Mereka terlihat mengenakan kaus putih dengan motif burung kakatua, sambil memegang patung kecil burung yang sama.

Asal-usul Kakatua sebagai Maskot Keberuntungan

Kehadiran burung kakatua dalam perayaan juara kali ini bukanlah kebetulan. Simbol ini berakar dari kesuksesan Bayern di musim sebelumnya, 2024-2025, di bawah kepemimpinan pelatih Vincent Kompany.

Musim lalu, Bayern berhasil meraih gelar Bundesliga setelah pesaing terdekat mereka, Bayer Leverkusen, menelan kekalahan dari Freiburg. Momen penentuan gelar itu dirayakan Bayern dalam sebuah acara bersama di Kaefer Tavern, sebuah restoran ternama di pusat kota.

Saat itulah, di tengah kegembiraan di ruang privat restoran, para pemain menemukan sebuah patung burung kakatua. Patung tersebut diketahui merupakan koleksi pribadi pemilik restoran, Michael Kaefer, yang dibelinya dari toko barang bekas di Paris beberapa dekade lalu.

Advertisement

Patung unik itu lantas “menghilang” bersama para pemain Bayern saat meninggalkan restoran malam itu. Vincent Kompany sendiri kala itu enggan merinci siapa yang membawanya, hanya mengatakan, “Saya tidak akan mengatakan siapa yang mengambilnya. Saya yakin ceritanya akan terungkap suatu saat nanti,” seperti dilansir dari The Athletic.

Tak lama berselang, patung kakatua tersebut kembali muncul secara tak terduga saat perayaan juara Bundesliga 2024-2025. Bahkan, Kompany ikut serta meletakkan patung itu di podium saat timnya mengangkat trofi juara. Sejak momen itulah, burung kakatua menjadi semacam maskot keberuntungan bagi Bayern Muenchen.

Peluang Treble Masih Terbuka

Musim 2025-2026 ini menjadi bukti evolusi Bayern di bawah asuhan Kompany. Hingga pekan ke-30, lini serang Bayern, termasuk Harry Kane, telah mengoleksi 109 gol, dengan rata-rata mencetak 3,6 gol per pertandingan.

Dengan gelar Bundesliga ke-35 dalam sejarah klub kini terjamin, Bayern masih berpeluang untuk menambah koleksi trofi mereka. Kompetisi DFB Pokal dan Liga Champions masih menjadi ajang yang memungkinkan bagi klub Bavaria ini untuk meraih gelar tambahan, membuka kans untuk mengukir sejarah dengan meraih treble.

Advertisement