Sekolah Pah Tsung mengukir prestasi gemilang dengan mengantarkan para lulusannya menembus berbagai perguruan tinggi ternama, baik di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini ditopang oleh penerapan pendidikan trilingual yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan standar global.
Dalam tiga tahun terakhir, lulusan Sekolah Pah Tsung telah berhasil melanjutkan studi ke universitas-universitas terkemuka di Tiongkok, banyak di antaranya melalui skema beasiswa penuh maupun sebagian. Beberapa institusi pendidikan tinggi yang menjadi tujuan favorit antara lain National Tsing Hua University, Zhejiang University, Wuhan University, Xiamen University, Nanjing University, Capital Normal University of China, Beijing Institute of Technology, South China University of Technology, China Medical University, National Cheng Chi University, Jiangsu University, Shenzhen University, dan Chengdu University.
Tak hanya di Tiongkok, lulusan Sekolah Pah Tsung juga merambah ke berbagai universitas internasional bereputasi. Sejumlah nama seperti Macquarie University, Monash University, dan RMIT University di Australia, serta berbagai universitas lain di negara-negara Asia lainnya, telah menjadi tempat para alumni melanjutkan jenjang pendidikannya.
Di kancah nasional, para lulusan Sekolah Pah Tsung juga tak kalah bersaing. Mereka berhasil diterima di perguruan tinggi negeri unggulan melalui berbagai jalur seleksi, termasuk jalur prestasi, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur mandiri. Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Diponegoro (Undip), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi beberapa perguruan tinggi negeri yang berhasil ditembus. Selain itu, lulusan juga melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi swasta yang memiliki reputasi baik di Indonesia.
Pendidikan Trilingual dan Standar Internasional
Capaian gemilang ini menjadi bukti efektivitas sistem pendidikan yang diterapkan Sekolah Pah Tsung dalam membangun daya saing global para siswanya. Sekolah ini secara konsisten menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan nasional yang memadukan kurikulum nasional dengan pengayaan standar internasional dari Pearson Edexcel. Pendekatan trilingual, yang mencakup penguasaan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin, menjadi salah satu pilar utama dalam proses pembelajaran.
Sejarah dan Perkembangan Sekolah Pah Tsung
Sekolah Pah Tsung didirikan pada tahun 1945 dengan nama Pah Tsen Tsung Sio. Sempat mengalami penghentian operasional pada masa Orde Baru, sekolah ini kembali bangkit pada tahun 2000 di kawasan City Park, Cengkareng, berkat inisiatif para alumninya. Hingga kini, Sekolah Pah Tsung telah berkembang menjadi institusi pendidikan yang menaungi sekitar 800 siswa, didukung oleh 147 tenaga pendidik dan staf profesional.
Dengan visi untuk membentuk generasi unggul yang berkarakter, Sekolah Pah Tsung menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang nursery (usia dua tahun) hingga sekolah menengah atas. Model pembelajaran dirancang secara holistik untuk mendorong penguasaan akademik, kemampuan berpikir kritis, serta kecakapan global, tanpa mengabaikan nilai moral dan budaya bangsa.
Sebagai sekolah nasional multikultural, Sekolah Pah Tsung memberikan penekanan pada pendidikan agama sesuai dengan keyakinan yang diakui di Indonesia. Selain itu, penanaman nilai moral klasik, seperti Dizigui, juga menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter siswa.
Fasilitas Pendukung Pembelajaran
Untuk menunjang proses pembelajaran yang optimal, Sekolah Pah Tsung menyediakan berbagai fasilitas representatif. Ruang kelas berpendingin udara, laboratorium sains, perpustakaan, ruang musik, ruang tari, unit kesehatan sekolah (UKS), kantin, serta fasilitas olahraga menjadi kelengkapan yang tersedia. Fasilitas olahraga mencakup lapangan basket dan futsal semi-indoor, lapangan bulu tangkis dan tenis meja dalam ruangan, serta area water play khusus untuk jenjang taman kanak-kanak (TK).
Dua Sertifikat untuk Lulusan
Pimpinan Sekolah Pah Tsung menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan tidak lepas dari sinergi antara sekolah dan orang tua, penguatan kompetensi guru, serta integrasi kurikulum nasional dengan standar internasional. Setiap lulusan Sekolah Pah Tsung dibekali dengan dua jenis sertifikat: ijazah nasional yang terakreditasi A, serta sertifikat internasional General Certificate of Secondary Education (GCSE) dan General Certificate of Education Advanced Level (GCE A-Level).
“Pendidikan bagi kami bukan sekadar transfer ilmu, tetapi proses membangun karakter, identitas, dan kesiapan generasi muda Indonesia untuk berkontribusi di dunia global,” ujar salah seorang perwakilan sekolah dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Dengan dukungan tenaga pendidik yang kompeten, termasuk penutur asli bahasa Mandarin dan bahasa Inggris, pendekatan multikultural yang diterapkan, serta jaringan pendidikan internasional yang terus berkembang, Sekolah Pah Tsung optimistis dapat terus mencetak generasi yang berintegritas, kompeten, dan berdaya saing global.
Informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan dan penerimaan peserta didik baru dapat diakses melalui situs resmi sekolah di www.pahtsung.sch.id atau dengan menghubungi manajemen Sekolah Pah Tsung melalui kanal resmi yang tersedia.






