Edukasi

Danica Odelia, Kartini Gen Z yang Taklukkan Olimpiade Matematika Eropa 

Advertisement

Bordeaux, Prancis menjadi saksi bisu sejarah baru bagi dunia pendidikan Indonesia. Danica Odelia, siswi program Brilliant Class SMAK Penabur Gading Serpong, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada The 15th European Girls’ Mathematical Olympiad (EGMO) 2026. Prestasi ini tidak hanya menjadikannya perempuan pertama asal Indonesia yang menggenggam emas di ajang khusus perempuan tersebut, tetapi juga menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Kartini.

EGMO, yang umumnya diikuti oleh negara-negara Eropa, membuka kesempatan bagi negara lain untuk berpartisipasi. “Namun, negara di luar itu juga bisa ikut mewakili, termasuk saya dari Indonesia, yang berhasil terpilih,” ujar Danica dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Ajang yang berlangsung pada 9-15 April 2026 di Bordeaux, Prancis, memberikan pengalaman tak ternilai bagi Danica. Ia berkesempatan bertemu dan menjalin pertemanan dengan pelajar perempuan dari berbagai negara. “Saya merasa terhubung dengan mereka karena sesama perempuan, jadi lebih memahami. Seru punya banyak teman dari berbagai negara,” tuturnya.

Momen kompetisi dengan pelajar dari China, India, dan Amerika Serikat menjadi salah satu pengalaman paling berkesan. “Mereka adalah saingan yang cukup kompetitif sekaligus menginspirasi,” ungkap Danica.

Meraih medali emas di EGMO 2026 diakui Danica sebagai pencapaian yang tidak terduga. Ia pun tak lupa memberikan pesan semangat bagi pelajar perempuan di Indonesia. “Bagi teman-teman pelajar perempuan di Indonesia, jangan minder sama cowok-cowok. Kenali potensi diri, terus semangat belajar, atur waktu, susun target yang dituju, dan selalu berdoa kepada Tuhan agar tujuan hidup kalian tercapai,” pesannya.

Perjalanan Panjang Menuju Puncak Prestasi

Kecintaan Danica pada matematika telah tumbuh sejak bangku sekolah dasar. Motivasi untuk mengikuti berbagai lomba matematika mendorongnya untuk terus mendalami bidang ini. “Dari situ, saya mulai fokus pada matematika dan memilih SMAK Penabur Gading Serpong karena memberikan banyak kesempatan untuk mengikuti kompetisi, baik nasional maupun internasional,” jelasnya.

Proses persiapan Danica tidak terlepas dari bimbingan guru dan pemanfaatan berbagai sumber belajar, termasuk soal-soal pelatihan nasional (pelatnas). Dukungan dari guru, seperti Andreas yang memantau kondisi mentalnya, serta teman-teman sekolah, turut membantunya melewati masa latihan yang intens.

Advertisement

Sebelum menaklukkan EGMO 2026, Danica telah mengukir sejumlah prestasi internasional lain, di antaranya:

  • Medali Perunggu International Zhautykov Olympiad (IZhO) 2026.
  • Honorable Mention International Mathematical Olympiad (IMO) 2025.
  • Medali Perak International Tuymaada Olympiad 2024.

Di tingkat nasional, Danica juga berhasil meraih medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan medali perunggu Lomba Matematika Nasional ke-35 Universitas Gadjah Mada (UGM).

Prestasi-prestasi tersebut mengukuhkan Danica sebagai sosok Kartini masa kini yang inspiratif bagi perempuan Indonesia, khususnya generasi Z, sejalan dengan semangat pemberdayaan dan kemandirian perempuan di era modern.

Mengenal EGMO dan Profil Danica

European Girls’ Mathematical Olympiad (EGMO) adalah olimpiade matematika internasional yang diselenggarakan sejak 2012, memberikan wadah bagi pelajar perempuan dari Eropa dan negara tamu untuk berkompetisi. Pada EGMO 2026, ajang ini diikuti oleh 269 peserta dari 67 negara di enam benua, dengan Danica menjadi satu-satunya perwakilan pelajar perempuan dari Indonesia.

Danica Odelia merupakan salah satu siswi SMAK Penabur Gading Serpong yang memiliki profil BEST dari BPK Penabur Jakarta. Profil ini mencakup nilai-nilai seperti Be Tough (memiliki jati diri, spiritualitas, dan karakter Kristiani yang tangguh), Excel Worldwide (menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk tujuan positif), Share with Society (menghargai kemajemukan dan memiliki kepedulian sosial), dan Trust in God (mengandalkan Tuhan serta menunjukkan sikap takut akan Tuhan dalam kehidupan).

Advertisement