Otomotif

[POPULER OTOMOTIF] Motor yang Pakai BBM RON 98, Mobil Bekas Diesel

Advertisement

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya jenis beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98), serta perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) menjadi sorotan utama pembaca di segmen otomotif. Hal ini memicu rasa penasaran mengenai motor dan mobil yang ideal menggunakan BBM RON 98, serta dampaknya pada pasar mobil bekas diesel.

Daftar Motor yang Disarankan Pakai BBM RON 98

Perubahan harga BBM nonsubsidi, terutama Pertamax Turbo (RON 98), mendorong pemilik sepeda motor untuk lebih cermat dalam memilih bahan bakar. Meskipun harga yang meningkat membuat sebagian orang ingin beralih ke oktan lebih rendah untuk menekan biaya operasional, ada pula yang tetap mencari informasi mengenai kendaraan yang direkomendasikan menggunakan BBM beroktan tinggi.

Pajak BEV Tidak Lagi Gratis, Pasar Mobil Hybrid Berpotensi Naik

Perubahan kebijakan terkait pajak kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dan kenaikan harga BBM nonsubsidi diperkirakan akan menggeser preferensi konsumen di pasar otomotif nasional, dengan potensi kenaikan minat terhadap mobil hybrid. Di tengah tantangan daya beli dan ketidakpastian insentif, kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) dinilai sebagai opsi yang rasional bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa harus sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni.

Daftar Mobil yang Ideal Menggunakan BBM RON 98

Kenaikan harga Pertamax Turbo (RON 98) yang resmi diberlakukan oleh PT Pertamina (Persero) per 18 April 2026, menjadi perhatian serius. Di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo melonjak dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter, mengalami kenaikan signifikan sekitar Rp 6.300 per liter. Hal ini memicu pertanyaan mengenai mobil mana saja yang paling sesuai untuk menggunakan BBM dengan oktan setinggi ini.

Advertisement

Industri Otomotif 2026 Tertekan: BBM Naik, Pajak EV Berubah

Industri otomotif nasional diprediksi akan menghadapi tekanan pada tahun 2026. Analis otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi dan perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik (EV) terjadi di tengah pelemahan sejumlah indikator ekonomi. Situasi ini berpotensi memengaruhi dinamika pasar otomotif secara keseluruhan.

Harga Solar Non-Subsidi Naik, Mobil Bekas Diesel Koreksi Harga

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi mulai terasa dampaknya pada pasar mobil bekas bermesin diesel. Sejumlah pedagang mengaku mulai melakukan penyesuaian harga, meskipun koreksi yang terjadi masih dalam batas terbatas. Daniel Libianto, perwakilan dari diler mobil bekas Victory 88 Autocar, mengungkapkan bahwa pelaku usaha saat ini masih mencermati perkembangan harga kendaraan diesel seiring dengan kenaikan harga solar.

Advertisement