Regional

Namanya Dicatut Korban SK ASN Palsu Gresik, Kepala BKPSDM Sebut Tak Kenal Pelaku

Advertisement

GRESIK, KOMPAS.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Utomo, membantah mengenal sosok terduga pelaku penipuan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) palsu yang mencatut namanya. Bantahan ini disampaikan merespons keterangan salah satu korban yang mengaku tergiur karena pelaku dekat dengan Agung.

Sebelumnya, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik berinisial AP mengaku menjadi korban penipuan. AP terperdaya oleh tawaran pelaku berinisial AT, yang menjanjikan kelulusan menjadi ASN tanpa melalui tes. Kepercayaan AP terhadap AT muncul lantaran ia menilai AT memiliki kedekatan dengan Kepala BKPSDM Gresik.

Dengan keyakinan tersebut, AP kemudian mengajak anak dan tiga saudaranya untuk menjadi abdi negara melalui jalur ilegal. Ia telah menyetorkan uang senilai ratusan juta rupiah kepada AT untuk memuluskan proses tersebut.

Kepala BKPSDM Serahkan Kasus ke Polisi

Menanggapi klaim korban terkait kedekatannya dengan pelaku, Agung Endro Utomo menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus SK ASN palsu tersebut kepada aparat kepolisian.

“Monggo orang ber-statement seperti itu, yang jelas kita sudah menyerahkan semua ke aparat penegak hukum,” ujar Agung kepada wartawan, Senin (20/4/2026), seperti dilansir dari TribunJatim. Ia juga mengapresiasi para korban yang telah melaporkan kejadian ini ke BKPSDM Gresik, karena dinilai telah membantu pengumpulan informasi.

Advertisement

“Nanti aparat penegak hukum yang mengetahui sampai sejauh mana,” imbuhnya.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai hubungannya dengan AT, sosok yang diduga sebagai pelaku penipuan, Agung dengan tegas membantah mengenalnya.

“Tidak tahu (AT),” pungkasnya.

Advertisement