Regional

Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Asrama, Pengguna Kursi Roda Berkurang

Advertisement

SURABAYA, KOMPAS.com – Kloter pertama jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo, yang berjumlah 760 orang, telah tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Selasa (21/4/2026). Kedatangan mereka menandai dimulainya rangkaian pemberangkatan ibadah haji dari Embarkasi Surabaya.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Asadul Anam, mengungkapkan bahwa urutan kedatangan bus dari daerah asal tidak sepenuhnya tertata sesuai harapan. Hal ini disebabkan oleh minimnya pencatatan arus bus saat keberangkatan dari Probolinggo.

“Cuma tadi arus bus tidak dicatat di daerah, sehingga bukan bercampur tetapi tidak urut sebagaimana yang kita harapkan. Tetapi tidak menjadi masalah, akan menjadi evaluasi nanti,” ujar Asadul Anam kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo, Selasa.

Pantauan Kompas.com di lokasi, jemaah haji yang mengenakan batik biru turun dari bus sekitar pukul 11.20 WIB. Setelah tiba, mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kloter 01, yang terdiri dari 380 jemaah, diarahkan menuju ruang Mina, sementara Kloter 02 dengan jumlah yang sama memasuki ruang Muzdalifah.

Proses selanjutnya meliputi tahapan administrasi krusial bagi para jemaah. “Untuk proses administrasi mulai dari akomodasi, kemudian gelang, ambil paspor, dan seterusnya sampai yang terakhir nanti adalah nusuk,” jelas Asadul Anam.

Kondisi Jemaah yang Membaik

Petugas sigap menyiagakan buggy car di depan pintu keluar ruang Mina dan Muzdalifah untuk membantu jemaah menuju kamar masing-masing dan menikmati makan siang. Beberapa jemaah yang memerlukan bantuan terlihat didorong menggunakan kursi roda.

Advertisement

Asadul Anam menyoroti perbedaan signifikan dalam jumlah jemaah yang menggunakan kursi roda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kondisi jemaah sehat. Jadi kalau kita melihat mereka yang pakai kursi roda, sangat minim. Kalau tahun-tahun kemarin bisa di atas 10-15 jemaah,” tuturnya.

Menariknya, di Kloter 01, komposisi jemaah lansia berusia di atas 60 tahun mencapai 50 persen. Meski demikian, Asadul memperkirakan jumlah lansia secara keseluruhan pada tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang jelas untuk jemaah lansia lebih banyak tahun ini karena risiko tingginya lebih banyak. Kemarin tes kesehatan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Rencana Pemberangkatan

Para jemaah Kloter 01 dijadwalkan untuk meninggalkan kamar pada Rabu (22/4/2026) dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB. Sebelum diberangkatkan menuju Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, mereka akan menerima pengarahan dari petugas.

Penerbangan perdana Kloter 01 dijadwalkan lepas landas pada pukul 09.30 WIB dengan nomor penerbangan SV 5347. Tujuan akhir penerbangan ini adalah Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz.

Advertisement