TULUNGAGUNG, JATIM – Warga di sepanjang Jalan Pahlawan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sebuah kotak styrofoam mencurigakan yang tergeletak di trotoar pada Senin (20/4/2026) siang. Kotak misterius yang dililit rapat dengan lakban cokelat ini diduga telah berada di lokasi sejak Sabtu (18/4/2026). Kekhawatiran warga akan isi kotak tersebut mendorong mereka untuk segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwajib.
Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Maga Fitri Isdiawan, membenarkan bahwa pihaknya segera bergerak cepat melakukan sterilisasi di lokasi penemuan, yang merupakan jalur utama penghubung Tulungagung-Kediri. “Lokasi penemuan sempat kami amankan sebelum pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Maga saat memberikan keterangan resmi pada Senin.
Pemeriksaan Ketat oleh Tim Gabungan
Ciri fisik yang mencolok pada kotak tersebut adalah tulisan angka “120” di bagian atas, serta tulisan “Tulungagung” di keempat sisi kardus bagian atas. Sebagai langkah antisipasi keamanan, polisi segera memasang garis polisi di sekeliling area tersebut.
Demi memastikan keamanan, Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas sempat menggunakan metal detector untuk memeriksa isi kotak, namun tidak ditemukan adanya unsur logam.
Bahkan, sejumlah personel Polres Tulungagung yang memiliki latar belakang kemampuan Gegana Brimob diturunkan untuk membuka kotak tersebut secara hati-hati. “Kami buka pelan-pelan dan di dalamnya ternyata berisi kemasan daging merek Mix Fat. Ini daging yang biasa dijual di pasaran,” ungkap Maga.
Isi Kotak Terungkap: 120 Paket Daging “Beef Slice”
Setelah dipastikan tidak mengandung benda berbahaya atau bahan peledak, polisi akhirnya melepas garis polisi yang sempat menjadi tontonan pengguna jalan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, kotak tersebut diketahui berisi 120 kemasan daging potong atau beef slice yang umum digunakan untuk menu grill atau barbekyu. Meskipun telah berada di trotoar selama dua hari, kondisi daging dilaporkan masih dalam keadaan bagus.
“Daging ini diketahui memiliki masa kedaluwarsa hingga Desember 2026. Kondisinya masih bagus, diduga karena sistem pendinginan di dalam kotak tersebut cukup baik sehingga bisa bertahan dua hari,” tambah Maga.
Rekaman CCTV Ungkap Penurunan Paket
Pihak kepolisian juga melakukan pelacakan melalui kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut, terungkap bahwa kotak styrofoam itu diturunkan dari sebuah mobil Daihatsu Gran Max pada Sabtu sore.
“Ada dua orang yang menurunkan kotak itu dari Gran Max, kemudian mereka pergi. Kemungkinan ini merupakan paket kiriman, namun belum sempat diambil oleh pemiliknya,” jelasnya.
Saat ini, seluruh paket daging tersebut telah dibawa ke Mapolres Tulungagung. Polisi mengimbau bagi pemilik yang merasa kehilangan atau tertinggal kiriman tersebut untuk segera melakukan pengambilan. “Untuk sementara kami amankan, pemiliknya bisa mengambil langsung di Polres Tulungagung,” pungkas Maga.






