JAKARTA, KOMPAS.com – General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna, memberikan pandangan optimistis mengenai kondisi fisik Marc Marquez menjelang seri MotoGP Jerez akhir pekan ini. Dall’Igna memastikan bahwa pebalap asal Spanyol tersebut akan berada dalam kondisi prima untuk berkompetisi.
Dall’Igna mengungkapkan bahwa proses pemulihan cedera bahu kanan Marquez, yang sempat membuatnya absen di lima balapan penutup musim lalu setelah insiden dengan Marco Bezzecchi di Indonesia, menunjukkan kemajuan signifikan. “Jelas dia mengalami cedera cukup serius dan melewatkan lima balapan di akhir musim. Tapi saya melihat kondisinya terus membaik, dan saya rasa dia akan 100 persen fit saat di Jerez,” ujar Dall’Igna, mengutip dari Crash, Senin (20/4/2026).
Meskipun telah kembali beraksi sejak tes pramusim, performa Marquez di awal musim 2026 belum mencapai puncaknya. Ia saat ini menempati posisi kelima dalam klasemen sementara tanpa meraih podium grand prix.
Situasi ini terjadi di tengah sorotan terhadap performa motor Ducati Desmosedici, yang dinilai masih kesulitan menghadapi dominasi Aprilia RS-GP yang tampil impresif di awal musim. Dua pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martín, memimpin klasemen sementara setelah RS-GP berhasil memenangi empat dari enam seri pembuka.
Pedro Acosta menempati posisi ketiga, diikuti oleh Fabio Di Giannantonio. Marc Marquez berada di belakang mereka, sementara rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia, masih tertahan di posisi kesembilan.
Dall’Igna Bicara Sistem Konsesi dan Pengembangan Motor
Gigi Dall’Igna juga menyinggung sistem konsesi di MotoGP yang menurutnya memberikan keuntungan teknis tambahan bagi para rival, yang berpotensi memengaruhi keseimbangan persaingan. “Sistem ini memang dibuat untuk menyeimbangkan persaingan, dan dalam beberapa tahun terakhir jelas berdampak pada Ducati yang unggul secara teknis. Tapi ini bukan alasan,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa Ducati tetap berkomitmen untuk kembali ke jalur kemenangan. Sejumlah pengembangan telah disiapkan, termasuk pengenalan aero belakang baru dan winglet jok di COTA sebelumnya. “Kami akan mencoba beberapa solusi, termasuk saat akhir pekan balapan. Setelah itu juga ada tes di Jerez yang sangat penting untuk memastikan arah pengembangan motor,” katanya.
Sebagai catatan, Ducati menunjukkan dominasi di Jerez musim lalu dengan memenangi dua balapan. Marc Marquez sempat meraih kemenangan di Sprint Race, namun gagal mengamankan podium teratas di balapan utama karena kesalahan. Kemenangan di balapan utama justru diraih oleh adiknya, Alex Marquez, bersama tim Gresini.






