Otomotif

Catat, Jadwal dan Lokasi Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang

Advertisement

PENGGUNA jalan tol Jakarta-Tangerang perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas dalam beberapa hari mendatang. PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan kembali melakukan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di sejumlah titik.

Ginanjar Bekti R, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, menyatakan bahwa lajur yang terdampak pekerjaan tidak dapat dilintasi selama proses berlangsung. “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut,” ujar Ginanjar dalam keterangan resmi pada Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. “Diimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” kata Ginanjar.

Jadwal dan Lokasi Perbaikan

Proyek perbaikan jalan tol ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Pekerjaan dimulai pada Selasa, 21 April 2026 pukul 22.00 WIB dan diperkirakan selesai pada Kamis, 23 April 2026 pukul 05.00 WIB.

Arah Tangerang

Pada ruas tol arah Tangerang, pekerjaan rekonstruksi akan difokuskan pada beberapa titik krusial. Perbaikan akan dilakukan di lajur 2 pada kilometer (KM) 19+725 hingga KM 19+785. Selain itu, lajur 1 di Off Ramp Kunciran 1 juga akan dilakukan perbaikan.

Advertisement

Pekerjaan juga mencakup lajur 1 dan 2 di Off Ramp Karang Tengah. Lokasi ini berpotensi memengaruhi arus keluar kendaraan dari kawasan tersebut.

Arah Jakarta

Sementara itu, untuk ruas tol arah Jakarta, pekerjaan terfokus di sekitar KM 23. Beberapa titik yang akan diperbaiki antara lain lajur 2 pada KM 23+385 hingga KM 23+350, KM 23+365 hingga KM 23+250, serta KM 23+235 hingga KM 23+225.

Seluruh pekerjaan rekonstruksi ini akan dilaksanakan pada waktu yang sama, yaitu pada malam hingga dini hari. Tujuannya adalah untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas.

Meskipun pekerjaan dilakukan di luar jam sibuk, pengguna jalan tetap diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perlambatan, terutama di sekitar area perbaikan. Lalu lintas akan diberlakukan sistem buka-tutup selama proses rekonstruksi berlangsung.

Advertisement