Tekno

BREAKING NEWS: CEO Apple Tim Cook Mengundurkan Diri

Advertisement

Kejutan besar mengguncang industri teknologi global. Tim Cook, CEO Apple yang telah memimpin raksasa teknologi asal Cupertino selama hampir 15 tahun, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Transisi kepemimpinan ini dijadwalkan berlaku efektif mulai 1 September 2026.

Posisi puncak Apple selanjutnya akan diemban oleh John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering. Meski melepaskan jabatan CEO, pria berusia 65 tahun itu tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan. Ia akan mengambil peran baru sebagai Executive Chairman di jajaran dewan direksi Apple.

Dari Rantai Pasok Menuju Raksasa Finansial

Tim Cook mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan Apple pada 24 Agustus 2011, tak lama sebelum kepergian pendiri legendaris, Steve Jobs. Kala itu, banyak pihak meragukan kemampuannya untuk mempertahankan inovasi perusahaan, mengingat latar belakangnya yang kuat di bidang rantai pasok (supply chain).

Namun, rekam jejak finansial Apple di bawah kepemimpinannya berbicara lain. Kapitalisasi pasar perusahaan meroket lebih dari 1.000 persen, melonjak dari sekitar 350 miliar dollar AS menjadi menembus 4 triliun dollar AS (setara Rp 65.000 triliun). Apple menjadi perusahaan pertama dalam sejarah yang berhasil mencapai valuasi 1, 2, dan 3 triliun dollar AS.

Pendapatan tahunan perusahaan juga mengalami lonjakan signifikan, dari 108 miliar dollar AS pada tahun 2011 menjadi lebih dari 416 miliar dollar AS pada tahun fiskal 2025. Pencapaian ini mengukuhkan Apple sebagai salah satu entitas finansial terkuat di dunia.

Inovasi Produk dan Ekspansi Layanan

Era kepemimpinan Cook tidak hanya menghasilkan pertumbuhan finansial yang pesat, tetapi juga melahirkan sejumlah lini produk baru yang kini menjadi tulang punggung perusahaan. Di bawah pengawasannya, Apple sukses meluncurkan produk-produk ikonik seperti Apple Watch, AirPods, dan memimpin transisi ke chipset kustom Apple Silicon (M-series).

Perangkat mixed reality, Apple Vision Pro, juga menjadi salah satu inovasi terbarunya. Selain itu, Cook secara dramatis mengekspansi divisi Layanan (Services), mengubah App Store, Apple Music, dan iCloud menjadi sumber pendapatan yang sangat besar.

Advertisement

“Ini adalah keistimewaan terbesar dalam hidup saya untuk bisa menjadi CEO Apple dan dipercaya memimpin perusahaan yang begitu luar biasa,” ujar Cook dalam surat terbuka yang dirilis oleh Apple.

Mengenal John Ternus, Sang Penerus Takhta

Nama John Ternus bukanlah sosok yang asing di kalangan internal Apple maupun para pengamat teknologi. Bergabung dengan tim desain produk Apple sejak tahun 2001, Ternus memiliki latar belakang pendidikan Teknik Mesin dari University of Pennsylvania.

Kariernya di Apple terus menanjak. Ia ditunjuk menjadi Vice President of Hardware Engineering pada tahun 2013 dan masuk ke jajaran eksekutif (executive team) pada tahun 2021. Ternus diakui sebagai sosok sentral di balik pengembangan perangkat keras berbagai lini produk utama Apple, mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga AirPods.

Dalam pernyataannya, Tim Cook memberikan pujian tinggi kepada Ternus, menggambarkannya sebagai sosok yang memiliki “pemikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas.”

Perombakan Dewan Direksi

Menyusul pengumuman ini, terjadi pula perombakan di jajaran dewan direksi. Arthur Levinson, yang selama 15 tahun terakhir menjabat sebagai Non-Executive Chairman Apple, akan bergeser menjadi Lead Independent Director. Sementara itu, John Ternus akan secara otomatis bergabung menjadi anggota dewan direksi Apple mulai 1 September mendatang.

Pengumuman mendadak ini sempat memberikan respons di pasar saham. Laporan mencatat, nilai saham Apple (AAPL) sempat mengalami penurunan sekitar 1 persen pada sesi perdagangan di luar jam kerja (after-hours trading) sesaat setelah transisi kepemimpinan ini diumumkan, sebelum akhirnya menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Advertisement