Hari AIDS Sedunia: 7 Hal yang Sering Tidak Dimengerti Tentang HIV dan AIDS

Reporter : | 01 Des, 2016 - 1:35 pm WITA

Hari AIDS Sedunia, fakta HIV dan AIDS, mitos HIV dan AIDS

(foto: Metro.co.uk)

MANADOTODAY.CO.ID – Pengobatan untuk HIV dan AIDS telah berkembang secara besar-besaran, tapi sayangnya sikap kita belum belum bisa mengejar ketinggalan.

Sikap tidak mau tahu tidak hanya menstigma dan berbahaya bagi mereka yang hidup dengan HIV, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan Anda atau pasangan Anda.

Dalam upaya untuk memahami penyakit ini lebih baik lagi, salah satu penulis Metro.co.uk berbicara dengan temannya, Tom, yang positif HIV. Dan itu telah membuka matanya lebar-lebar.

Itu membuatnya sadar bahwa rasa takutnya selama ini ternyata dipengaruhi oleh penggambaran negatif masyarakat tentang HIV dan AIDS .

Di sini ada tujuh mitos seputar HIV dan AIDS yang harus Anda bongkar sekarang!!.

1. Hanya laki-laki gay yang mendapatkan HIV

Laki-laki gay dan biseksual bisa terkena HIV, tetapi HIV bukanlah ‘penyakit gay’. Ada banyak laki-laki heteroseksual dan perempuan yang hidup dengan HIV di seluruh dunia.

2. Terjangkit HIV melalui ciuman

HIV tidak ditularkan melalui setiap kontak yang dilakukan sehari-hari. Dan Anda tidak akan terjangkit HIV jika berbagi peralatan makan dengan pengidap HIV.

Bahkan, hanya ada beberapa cara yang sangat spesifik di mana penularan HIV bisa terjadi:

– Berhubungan badan tanpa menggunakan kondom, atau

-Berbagi alat suntik.

3. Anda bisa terjangkit HIV jika berdiri di atas jarum suntik bekas atau telah digunakan sebelumnya

Saya ingin tahu, apakah Anda berani berlarian tanpa alas kaki dibawah tumpukan jarum suntik??

Namun, perlu diketahui, HIV umumnya tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh selama lebih dari beberapa menit.

4. Sangat MUDAH tertular HIV jika melakukan hubungan badan dengan pengidap HIV

Ketika digunakan dengan benar, kondom bekerja sangat baik untuk mencegah HIV.

Pernah mendengar tentang ‘PrPP’??.

PrEP adalah singkatan dari Pre-Exposure Prophylaxis, artinya “mencegah penyebaran penyakit.” PrEP adalah salah satu metode baru yang digunakan untuk menekan penularan HIV. Seorang yang negatif HIV meminum sebutir tablet (mengandung dua jenis obat antiretroviral) setiap hari untuk mencegah tertular HIV. Ini digabungkan dengan metode pencegahan lain misalnya kondom, dapat menjadi perlindungan yang sangat baik. – Hellodoctor.co.id.

5. Jika Anda telah terkena HIV, pasrah adalah jalan satu-satunya

Kebanyakan orang mungkin akan pasrah atau malahan menjangkitkan HIV pada orang lain, namun, jadilah positif, dan ambil bagian dalam pencegahan penyakit tersebut. Anda dapat menggunakan sesuatu yang disebut PEP.

PEP adalah singkatan dari Post-Exposure Prophylaxis. Setelah seseorang terpapar HIV, PEP dapat diberikan untuk mengurangi risiko menularkan penyakit. Pengobatan ini biasa digunakan setelah terjadi pemerkosaan, dan bagi pekerja medis jika terluka ketika bekerja (misalnya tertusuk jarum suntik). Agar efektif, obat ini harus dikonsumsi dalam kurun waktu 72 jam sejak pemaparan dan mengandung 2 sampai 3 antiretroviral yang harus dikonsumsi selama satu bulan. Namun PEP tidak 100% efektif. – Hellodoctor.co.id.

6. HIV adalah hukuman mati

Pengobatan HIV sekarang sudah sangat efektif.

Jika Anda positif, dan memulai pengobatan lebih awal, Anda memiliki harapan hidup yang sama dengan seseorang yang tidak memiliki HIV.

Memiliki HIV tidak sama dengan memiliki AIDS.

Sederhananya, HIV adalah virus. AIDS adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh HIV.

Anda dapat memiliki HIV tanpa mengembangkan AIDS, dan banyak orang hidup bertahun-tahun dengan HIV tanpa pernah mengembangkan AIDS.

7. Jika positif HIV, Anda tidak dapat memiliki anak

Pengobatan HIV sekarang dapat digunakan untuk mencegah penularan HIV antara ibu dan anak. Ini berarti bahwa pasangan, di mana salah satu atau kedua positif HIV  sekarang bisa hamil dan melahirkan anak negatif HIV yang sangat sehat.

Sumber: Metro.co.id

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.