Anak Anda Digigit Anjing? Ini Yang Harus Anda Lakukan

Reporter : | 04 Mei, 2015 - 2:44 pm WITA

Anjing, digigit anjing, rabies, vaksin rabies,

Anjing (Ilustrasi)

ManadoToday – Gigitan anjing dapat menyebabkan infeksi rabies yang disebabkan oleh virus rabies. Korban yang paling umum untuk gigitan anjing adalah anak-anak. Tidak ada obat untuk rabies maka imunisasi sangat penting setelah gigitan anjing.

Pertolongan pertama untuk luka gigitan anjing:

– Luka harus dibersihkan dari setiap air liur anjing yang menempel di luka. Luka harus dicuci dengan sabun di air mengalir.
– Luka tidak boleh ditutup.
– Korban harus segera dibawa ke rumah sakit.
– Karena ada kemungkinan terinfeksi tetanus, suntikan tetanus harus diberikan. Anjing menggigit harus diawasi selama 10-15 hari untuk melihat apakah ada gejala rabies.
– Jika luka gigitan dalam dan berdarah, luka harus ditekan dengan kain yang bersih dan kering untuk menghentikan pendarahan.

Untuk vaksin rabies, ada berbagai jenis vaksin yang tersedia seperti vaksin sel diploid manusia, vaksin Vero-sel yang dimurnikan, dan vaksin embrio ayam yang dimurnikan. Vaksin sel diploid manusia atau vaksin Vero-sel yang dimurnikan paling direkomendasikan.

Pengobatan lain dapat menggunakan imunisasi pasif dalam bentuk imun globulin. Ini diberikan segera setelah terpapar infeksi rabies dan ditindaklanjuti dengan vaksin anti-rabies. Vaksin dapat diberikan disekitar luka dan menyuntikkan vaksin yang tersisa di wilayah gluteal (pantat).

Bagaimana mencegah gigitan anjing:

– Jangan biarkan anak sendirian dengan hewan peliharaan.
– Jangan mencoba untuk memisahkan anjing yang sedang berkelahi.
– Jangan ganggu hewan yang sedang makan.
– Hindari hewan yang sakit dan hewan liar.
– Pilih hewan peliharaan keluarga dengan hati-hati dan berikam vaksin pada hewan peliharaan.
– Jika didekati oleh hewan liar, tetap diam jangan lari atau berteriak.
– Dan terakhir jangan mengganggu anjing yang sedang tidur, atau anjing yang sedang merawat anak anjing.

Baca Juga :

Leave a comment