PATI, KOMPAS.com – Momen perayaan sedekah bumi di Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, diwarnai insiden menegangkan ketika sebuah truk pengangkut perangkat sound horeg kehilangan kendali saat menanjak pada Minggu (19/4/2026) sore. Peristiwa yang terekam kamera dan beredar viral di media sosial ini menunjukkan bagaimana kendaraan berat tersebut berjuang melewati tanjakan curam di jalan yang sempit.
Truk yang membawa muatan besar berupa peralatan sound system itu diduga tak mampu menahan beban di medan yang menanjak. Akibatnya, kendaraan tersebut mulai mundur tak terkendali, menimbulkan kepanikan di antara warga dan kru yang berada di lokasi.
Situasi semakin mencekam ketika truk mulai oleng. Beberapa kru yang berada di atas bak truk terlihat nekat melompat demi keselamatan diri. Sejumlah kendaraan lain yang berada di dekat lokasi juga sempat terdampak manuver truk yang kehilangan arah tersebut.
Faktor Penyebab dan Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga setempat, kombinasi antara jalan yang sempit, tanjakan yang curam, serta banyaknya penonton yang memadati area karnaval memperburuk kondisi. “Truknya sudah berat, medannya juga naik turun. Saat mau ditahan malah mundur karena beban terlalu banyak,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, mengonfirmasi bahwa rombongan truk pengangkut sound horeg tersebut terdiri dari tiga unit. Dua truk berhasil melewati tanjakan tanpa kendala. Namun, truk terakhir mengalami kesulitan dan akhirnya mundur.
“Yang dua tidak ada masalah, tapi satu truk ini tidak kuat dan akhirnya mundur,” jelas AKP Mujahid, Senin (20/4/2026).
Kendaraan yang kehilangan kendali itu akhirnya berhasil berhenti setelah masuk ke sisi jalan dan menghantam area selokan. Beruntung, posisi berhentinya truk tersebut mencegah dampak yang lebih luas.
Klarifikasi Korban dan Proses Evakuasi
Beredar kabar di media sosial yang menyebutkan adanya korban jiwa, termasuk pengendara motor yang tertimpa truk. Namun, pihak kepolisian dengan tegas membantah informasi tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, tidak ada motor yang tertabrak. Truk langsung mengarah ke sisi jalan dan berhenti di got,” tegas AKP Mujahid.
Kejadian ini bersyukur tidak merenggut korban jiwa, karena tidak ada warga atau penonton yang berada tepat di jalur pergerakan truk saat insiden berlangsung.
Pasca kejadian, warga bersama petugas kepolisian segera melakukan evakuasi terhadap truk yang sempat terjebak. Untuk meringankan beban penanganan, perangkat sound system dipindahkan terlebih dahulu ke kendaraan lain. Sekitar satu jam kemudian, truk tersebut berhasil dievakuasi dari lokasi.
Pesan Keselamatan dari Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau agar kegiatan karnaval atau hiburan rakyat yang melibatkan kendaraan bermuatan besar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan. Hal ini terutama berlaku di wilayah dengan kondisi medan yang berat seperti Tlogowungu.
“Kami tidak melarang kegiatan hiburan, tapi keselamatan harus jadi prioritas. Medan di sini memang naik turun, jadi harus ekstra hati-hati,” pungkas AKP Mujahid.





