Pangeran Harry memilih cara yang sunyi dan personal untuk mengenang neneknya, Ratu Elizabeth II, pada peringatan ulang tahun ke-100 sang ratu yang jatuh pada 21 April. Alih-alih mengikuti sorotan publik, Duke of Sussex dilaporkan mengirimkan bunga ke makam Ratu Elizabeth II di Kapel St. George, Kastil Windsor.
Gestur sederhana ini menjadi simbol kuat ikatan emosional Harry dengan sang nenek, yang tetap terjalin meski ia kini tidak lagi menjadi bagian dari lingkar inti kerajaan dan menetap di California.
Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Ratu
Ratu Elizabeth II dimakamkan di Kapel Peringatan Raja George VI, berdampingan dengan suaminya, Pangeran Philip, yang wafat pada tahun 2021. Lokasi tersebut juga menjadi peristirahatan terakhir bagi ayahanda Ratu Elizabeth II, Raja George VI, ibunya, Ratu Elizabeth Ibu Suri, serta adiknya, Putri Margaret.
Kehadiran Pangeran Harry dalam pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth pada tahun 2022 bersama istrinya, Meghan Markle, menjadi momen penting yang menunjukkan pengakuan atas peran sang ratu dalam hidupnya, meskipun ia telah mundur dari tugas kerajaan.
Ikatan Personal yang Tak Terputus
Pangeran Harry pernah mengungkapkan rasa kehilangan dan kekagumannya terhadap sang nenek dalam pernyataan emosional pasca wafatnya Ratu Elizabeth. Ia menggambarkan Ratu Elizabeth II sebagai sosok panutan dunia.
“Ia dikagumi dan dihormati secara global. Keanggunan dan martabatnya menjadi warisan abadi,” tulis Pangeran Harry kala itu.
Advertisement
Harry juga mengenang momen-momen pribadi yang berharga, mulai dari masa kecilnya hingga saat ia memperkenalkan keluarganya kepada sang ratu. Kenangan-kenangan tersebut menjadi harta tak ternilai baginya.
Kontras dengan Perayaan Resmi Kerajaan
Sementara Pangeran Harry memilih cara yang lebih privat, anggota keluarga kerajaan lainnya memperingati ulang tahun ke-100 Ratu Elizabeth II dengan serangkaian acara resmi. Raja Charles III bersama Ratu Camilla, serta Pangeran William dan Catherine Middleton, turut serta dalam berbagai agenda yang diselenggarakan pada 21 April, termasuk peninjauan desain monumen nasional dan resepsi di Istana Buckingham.
Makna di Balik Gestur Sederhana
Langkah Pangeran Harry mengirimkan bunga mungkin terlihat kecil di tengah kemeriahan perayaan resmi kerajaan. Namun, justru di situlah letak maknanya. Penghormatan ini tidak ditujukan untuk publik, melainkan sebagai ungkapan kenangan pribadi yang tak tergantikan.
Di tengah dinamika hubungan yang kompleks dengan keluarga kerajaan, momen ini menegaskan satu hal yang tetap utuh: ikatan seorang cucu dengan neneknya yang sangat ia cintai.
Sosok Ratu Elizabeth II
Ratu Elizabeth II lahir pada 21 April 1926 dan menghembuskan napas terakhirnya pada 8 September 2022. Beliau wafat di usia 96 tahun setelah memegang takhta selama 70 tahun, menjadikannya salah satu monarki dengan masa pemerintahan terlama dalam sejarah Inggris dan dunia modern. Masa pemerintahannya yang panjang meninggalkan jejak sejarah yang mendalam sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di era modern.






