Drama Korea “Perfect Crown” secara mengejutkan berhasil menembus rating dua digit hanya dalam empat episode penayangannya, meski dibayangi kritik terhadap kemampuan akting dan chemistry para pemeran utamanya, IU dan Byeon Woo Seok.
Menurut data Nielsen Korea, episode keempat serial tersebut merajai slot tayangannya di semua saluran televisi dengan perolehan rating rata-rata nasional sebesar 11,1 persen. “Perfect Crown” juga dinobatkan sebagai program paling diminati di antara semua tayangan pada hari Sabtu untuk demografi utama pemirsa berusia 20 hingga 54 tahun, dengan rating rata-rata 5,3 persen.
Performa Rating yang Mengungguli Pesaing
Keberhasilan “Perfect Crown” ini terasa semakin signifikan jika dibandingkan dengan drama lain yang tayang pada slot waktu yang sama. Drama baru JTBC, “We Are All Trying Here”, hanya mampu mencatatkan rating rata-rata nasional 2,2 persen pada episode perdananya. Sementara itu, drama tvN, “Mad Concrete Dreams”, yang hanya menyisakan satu episode lagi, meraih rating 2,4 persen menjelang episode terakhirnya.
Drama SBS “Phantom Lawyer” mencatat rating rata-rata nasional 6,0 persen pada malam yang sama, dan TV Chosun dengan “Doctor Shin” hanya meraih 1,1 persen.
Kritik Menyelimuti Akting IU dan Byeon Woo Seok
Di balik lonjakan ratingnya, “Perfect Crown” justru menuai beragam komentar kritis terkait penampilan IU dan Byeon Woo Seok. Byeon Woo Seok, yang memerankan Pangeran Agung Ian, kerap dikritik karena dianggap kurang meyakinkan. Sejumlah penonton menyuarakan kekecewaan mereka melalui komentar seperti, “Rasanya seperti mode membaca AI” dan “Ekspresinya sulit dibaca, sehingga sulit untuk menghayati cerita.”
IU, yang berperan sebagai wanita chaebol, juga tidak luput dari sorotan. Beberapa komentar menyebutkan, “Dia hanya terasa seperti Jang Man-wol dari ‘Hotel Del Luna'” dan “Sepertinya dia memaksakan diri mengenakan pakaian yang tidak cocok untuknya.”
Penyampaian dialog Byeon Woo Seok digambarkan cenderung datar, sementara nada akting IU dinilai artifisial. Hal ini menimbulkan persepsi bahwa chemistry di antara keduanya belum terjalin selaras.
Pujian untuk Gong Seung Yeon
Di tengah kritik tersebut, akting Gong Seung Yeon yang memerankan Ibu Suri justru mendapat pujian. Kolumnis Jung Seok Hee, melalui saluran YouTubenya, mengapresiasi transformasi akting Gong Seung Yeon. “Transformasi akting Gong Seung Yeon sangat menonjol. Rasanya seperti dia sedang memainkan drama serius sendirian di dalam komedi romantis. Akting seharusnya melibatkan interaksi, tetapi sepertinya dia kesulitan berakting sendiri,” ujar Jung Seok Hee.
Ekspektasi Tetap Tinggi
Meskipun demikian, ekspektasi terhadap serial 12 episode yang bertempo cepat ini tetap tinggi. Terutama terkait dengan potensi chemistry antara karakter Seong Hui Ju dan Pangeran Agung Ian, yang digambarkan memiliki kepribadian kontras.
Berkat performa yang memecah belah publik tersebut, IU dan Byeon Woo-seok dilaporkan masih mendominasi peringkat topik aktor drama versi Good Data Corporation, menempati posisi pertama dan kedua.
Dengan performa yang dianggap cukup baik namun reaksi publik yang terbagi, arah masa depan “Perfect Crown” masih menjadi topik yang menarik untuk diikuti.
Sinopsis “Perfect Crown”
“Perfect Crown” mengambil latar di Korea Selatan versi monarki konstitusional abad ke-21. Drama ini mengisahkan tentang kisah cinta yang menentang takdir dan melampaui batasan kelas. Ceritanya berpusat pada seorang wanita chaebol (diperankan IU) yang memiliki segalanya namun merasa frustrasi dengan statusnya sebagai rakyat biasa, dan seorang pangeran (diperankan Byeon Woo Seok) yang tidak memiliki apa-apa, membuatnya diliputi kesedihan.






