Hype

D4vd Didakwa Pembunuhan Remaja 14 Tahun, Terancam Hukuman Mati

Advertisement

Penyanyi muda D4vd, yang memiliki nama asli David Anthony Burke, kini menghadapi dakwaan serius terkait kasus pembunuhan seorang remaja perempuan berusia 14 tahun bernama Celeste Rivas Hernandez. Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, mengumumkan dakwaan tersebut dalam sebuah konferensi pers pada Senin (20/4/2026), menandai babak baru dalam kasus yang telah menyita perhatian publik.

Dakwaan Pembunuhan Tingkat Pertama dengan Memberatkan

Burke, 21 tahun, didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama yang disertai sejumlah keadaan khusus yang memberatkan. Jaksa Hochman menyatakan bahwa dugaan pembunuhan ini dilakukan dengan perencanaan matang, didasari motif keuntungan finansial, serta upaya membungkam saksi dalam sebuah penyelidikan. Lebih lanjut, Burke juga dituduh melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah usia 14 tahun dan melakukan mutilasi terhadap jasad korban.

“Sebagai orang tua, mimpi buruk terburuk adalah ketika anak pergi dan tidak pernah kembali,” ujar Hochman, dikutip pada Selasa (21/4/2026).

Menurut keterangan jaksa, Celeste terakhir diketahui mengunjungi rumah Burke di kawasan Hollywood Hills sebelum dilaporkan menghilang. Polisi menduga peristiwa pembunuhan terjadi pada 23 April 2025. Setelah itu, Burke diduga memutilasi tubuh korban untuk menutupi kejahatan yang dilakukannya, demi melindungi karier musiknya yang sedang berkembang. Celeste juga diduga merupakan saksi dalam kasus lain yang melibatkan dugaan pelecehan seksual oleh Burke.

Penemuan Jasad dalam Kondisi Mengenaskan

Penemuan jasad Celeste terjadi pada 8 September 2025, sehari setelah ia seharusnya merayakan ulang tahunnya yang ke-15. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi terpotong-potong di dalam bagasi depan mobil Tesla milik Burke, yang telah disita oleh pihak kepolisian. Penemuan ini berawal dari laporan bau menyengat yang tercium dari kendaraan tersebut. Jasad korban ditemukan dalam dua kantong terpisah. Hingga kini, penyebab pasti kematian belum diumumkan ke publik karena hasil autopsi masih disegel untuk kepentingan penyelidikan.

Advertisement

Kendala Investigasi dan Penahanan Tersangka

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa jenazah korban telah berada di dalam mobil selama lebih dari empat bulan. Kondisi ini menyebabkan banyak bukti penting yang berpotensi rusak atau hilang, sehingga menyulitkan proses investigasi. Situasi ini diperparah oleh berbagai spekulasi liar yang beredar di publik. Burke sendiri telah ditangkap beberapa hari sebelum pengumuman dakwaan dan kini ditahan tanpa jaminan. Ia sempat menjalani tur di Amerika Utara saat kasus ini mencuat, sebelum akhirnya memutuskan untuk membatalkan seluruh jadwal penampilannya.

Pembelaan Kuasa Hukum dan Ancaman Hukuman

Di sisi lain, tim kuasa hukum Burke dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya. Mereka menyatakan bahwa Burke tidak terlibat dalam kematian Celeste. Kasus ini juga menarik perhatian publik karena latar belakang korban yang dilaporkan pernah beberapa kali kabur dari rumah pada tahun 2024.

Ayah korban, Jesus Rivas, menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan kasus ini dan berharap keadilan bagi putrinya dapat segera terwujud. Burke dijadwalkan menjalani sidang pembacaan dakwaan pada Senin sore waktu setempat. Jika terbukti bersalah, D4vd terancam hukuman maksimal berupa penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, bahkan hukuman mati.

Advertisement