Jakarta Pusat diprediksi akan mengalami kepadatan lalu lintas pada Rabu (22/4/2026) menyusul rencana digelarnya tiga aksi demonstrasi di beberapa titik strategis. Kepolisian telah menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa serta menerapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan.
Menurut Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Inspektur Polisi Satu Erlyn Sumantri, ketiga demonstrasi tersebut dijadwalkan akan dimulai serentak pada pukul 10.00 WIB.
“Pertama, ada unjuk rasa dari Barikade Rakyat Cinta TNI dan beberapa elemen massa lainnya yang akan dilaksanakan di sisi selatan kawasan Monas, Gambir,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Aksi kedua akan diikuti oleh massa dari HIMMAH Legal Movement Law Firm, DPP Garansi, serta Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum. Lokasi unjuk rasa ini berada di depan Gedung DPR/MPR, kawasan Senayan.
Sementara itu, demonstrasi ketiga akan diadakan oleh massa dari Lingkar Muda Indonesia di depan Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Menteng.
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sebanyak 537 personel gabungan dari unsur kepolisian telah disiagakan di wilayah Jakarta Pusat.
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, bergantung pada perkembangan jumlah massa yang hadir di lokasi demonstrasi.
Erlyn mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kemacetan di sekitar area unjuk rasa dan disarankan untuk mencari jalur alternatif.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung,” tandasnya.






