Pulau Samosir, Sumatera Utara, menjadi arena uji coba ketangguhan dan efisiensi Yamaha NMAX Turbo. Medan yang menantang, meliputi tanjakan terjal dan tikungan tajam, sejauh ratusan kilometer, menguji performa mesin 155cc Blue Core generasi terbaru. Tidak hanya fitur Y-Shift yang diklaim mampu mempercepat capaian tenaga, konsumsi bahan bakar motor ini juga menjadi sorotan selama etape pertama MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN).
Samosir, dengan panorama Danau Toba yang memukau, bukan sekadar destinasi wisata. Bagi para pengendara, wilayah ini adalah “laboratorium” yang ideal untuk menguji durabilitas dan efisiensi sebuah kendaraan.
Selama tiga hari perjalanan, mulai 17 hingga 19 April 2026, konsumsi bahan bakar NMAX Turbo dipantau langsung melalui indikator pada Multi Information Display (MID).
Hari Pertama: Menaklukkan Tanjakan Kaldera
Rute hari pertama dimulai dari diler Yamaha Balige menuju punggung Kaldera Toba, Desa Wisata Meat, dan berlanjut ke Menara Tele. Kondisi jalan yang dilalui didominasi kelokan tajam, tanjakan, dan turunan curam. Dengan kecepatan rata-rata sekitar 40 km per jam (kpj), ritme berkendara tetap terjaga.
Menariknya, meskipun fitur Y-Shift kerap digunakan untuk mendapatkan tenaga ekstra saat melibas tanjakan, konsumsi bahan bakar pada hari pertama justru mencatatkan angka tertinggi. Setelah menempuh jarak 148,6 km, layar MID menunjukkan angka konsumsi rata-rata 44,3 km per liter.
Hari Kedua: Tantangan Medan Licin di Bukit Holbung
Tantangan meningkat pada hari kedua. Rute menuju Bukit Holbung, Sibea-bea, hingga Air Terjun Efrata menuntut performa mesin yang lebih optimal. Kecepatan rata-rata menurun menjadi 36 kpj, seiring motor harus bekerja lebih keras mendaki puncak Holbung dengan kondisi jalan tanah dan bebatuan yang licin.
Akibat beban kerja mesin yang lebih berat di tanjakan ekstrem, angka konsumsi bahan bakar mulai bergeser. Di akhir hari kedua, dengan total jarak tempuh mencapai 243,4 km, konsumsi BBM rata-rata tercatat di angka 42,7 km per liter.
Hari Ketiga: Menikmati Perjalanan Menuju Balige
Memasuki hari terakhir, ritme perjalanan terasa lebih santai dengan kecepatan rata-rata 37 kpj. Rombongan menyusuri sisi lain Pulau Samosir sebelum menyeberang menggunakan kapal feri.
Etape penutup menuju Balige didominasi oleh jalanan lurus yang relatif panjang, di mana rombongan sesekali memacu motor dalam kecepatan tinggi. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian acara dengan jarak total mencapai 346,6 km, hasil akhir pada MID menunjukkan angka 42,4 km per liter.
Perbandingan dengan Metode Full to Full
Angka yang tercatat di MID ini menunjukkan selisih yang tidak signifikan jika dibandingkan dengan pengujian mandiri yang pernah dilakukan penulis saat melakukan review mendalam Yamaha NMAX Turbo. Saat itu, menggunakan metode full to full, motor ini mencatatkan konsumsi 40,3 km per liter. Sementara pada indikator MID di sesi review tersebut, angkanya bergerak bervariasi antara 39,1 km per liter hingga 41,4 km per liter.
Hasil yang didapat selama touring MTBN di Samosir ini terbilang konsisten dan berada dalam rentang efisiensi yang wajar untuk sebuah skutik 155cc.
Kesimpulan: Efisiensi di Tengah Performa Responsif
Dengan hasil akhir 42,4 km/liter untuk rute seberat Samosir, Yamaha NMAX Turbo membuktikan bahwa teknologi Yamaha Electric Caviteless Transmission (YECVT) tidak serta-merta membuat motor menjadi boros. Hal ini patut diapresiasi mengingat sepanjang perjalanan, fitur Y-Shift terus dimanfaatkan, baik untuk akselerasi maupun engine brake.
Perpaduan kecepatan rata-rata yang stabil dan manajemen tenaga yang baik menunjukkan bahwa NMAX Turbo mampu menjaga keseimbangan antara performa yang responsif dengan efisiensi bahan bakar yang mumpuni.






