Otomotif

Transjakarta Mau Remajakan Bus Gandeng Pakai Bus Listrik

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Transjakarta berencana melakukan peremajaan armada bus gandeng ikoniknya dengan unit bertenaga listrik. Kemunculan bus gandeng bertuliskan “bus listrik” yang melintasi jalanan ibu kota, terekam dalam sejumlah unggahan dan video di media sosial, kian memperkuat indikasi langkah besar ini.

Gatot Indra Koswara, Spesialis Utama Transformasi dan Manajemen Perubahan Transjakarta, membenarkan bahwa bus gandeng listrik saat ini tengah menjalani uji coba layanan. “Tahun ini kita sedang uji coba bus gandeng berbasis listrik. Sebelumnya melayani rute 7C, sekarang pindah ke rute B41. Jadi kalau mau coba bus listrik yang gandeng yang sedang uji coba saat ini ada di B41. B41 itu melayani Vida Bekasi- Cawang,” ungkapnya kepada Kompas.com beberapa hari lalu.

Penentuan Rute Uji Coba yang Strategis

Gatot menjelaskan bahwa pemilihan rute untuk bus listrik gandeng ini dilakukan dengan pertimbangan matang. Kriteria pertama adalah jumlah pemberhentian (stop and go) yang cukup banyak pada suatu rute. Hal ini penting untuk menguji ketahanan baterai dan performa motor bus dalam kondisi operasional yang dinamis.

Advertisement

Selain itu, tingkat keramaian penumpang pada rute tersebut juga menjadi faktor penentu. “Sehingga selain uji coba busnya, kita juga berharap bisa dapet feedback dari para pelanggan. Lebih banyak pelanggan yang menggunakan, sehingga feedback yang kita dapatkan lebih banyak. Mereka bisa memberikan masukan ke kita, karena ketika kita mau buat sebuah spec tech, biasanya kita akan lakukan FGD dulu kepada pelanggan, komunitas,” ujar Gatot.

Target Peremajaan Armada

Saat ini, armada bus gandeng Transjakarta berjumlah total 174 unit, dan belum ada satupun yang berbasis listrik. Namun, perusahaan transportasi publik ini menargetkan peremajaan sebanyak 108 unit bus gandeng menjadi armada listrik pada tahun ini.

Advertisement