Megapolitan

THT Tutup, Damkar Tangerang Evakuasi Biji Tasbih dari Hidung Balita

Advertisement

TANGERANG, KOMPAS.com – Seorang balita berusia tiga tahun di Villa Tangerang Indah, Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, terpaksa dievakuasi biji tasbih yang menyumbat hidungnya oleh petugas pemadam kebakaran setempat. Kejadian ini terjadi pada Selasa (21/4/2026) malam, setelah upaya medis awal tidak sepenuhnya berhasil.

Balita bernama Gian Muhammad tersebut sebelumnya telah dibawa orang tuanya ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorok (THT). Dari penanganan dokter, satu biji tasbih berhasil dikeluarkan. Namun, tanpa disadari orang tuanya, masih ada satu biji lainnya yang tertinggal di dalam rongga hidung Gian.

Kondisi ini membuat orang tua Gian mencari pertolongan lebih lanjut. “Orangtuanya mau bawa ke THT lagi tapi sudah tutup, harus besok,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa.

Menyikapi layanan dokter THT yang sudah tutup, orang tua Gian kemudian memutuskan untuk mendatangi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Periuk untuk meminta bantuan. Petugas damkar menerima laporan tersebut dan segera merespons dengan tiba di lokasi pada pukul 19.20 WIB. Tiga personel damkar kemudian dikerahkan untuk melakukan penanganan terhadap balita tersebut menggunakan alat bantu kapas.

Proses evakuasi biji tasbih dari hidung balita tersebut berlangsung dengan didampingi penuh oleh kedua orang tuanya. Dalam video yang diterima Kompas.com, sang ayah terlihat memegang badan dan kepala Gian dari belakang untuk menenangkan, sementara sang ibu, dibantu petugas damkar lainnya, memegang tangan dan kaki Gian agar tetap tenang.

Salah satu petugas menggunakan kapas untuk membantu mengeluarkan biji tasbih yang tersangkut di hidung Gian, sementara petugas lain menyinari area tersebut menggunakan senter. Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat sang ayah berusaha menghibur Gian yang menangis karena rasa sakit.

Advertisement

“Nantikan kita mau naik Tayo, Hey Tayo, tuh kan bisakan, hore, anak ayahkan kuat,” kata sang ayah, mencoba mengalihkan perhatian Gian.

Ketika biji tasbih berhasil dikeluarkan, para petugas damkar di lokasi serentak bersorak memberikan apresiasi dan menghibur Gian. Proses penanganan ini dilaporkan berlangsung cepat, dan pada pukul 19.25 WIB, kondisi balita tersebut dinyatakan aman setelah evakuasi selesai.

Sebagai bentuk perhatian lebih lanjut, petugas damkar juga memberikan hiburan tambahan kepada Gian. Ia diajak berkeliling kawasan Villa Tangerang Indah menggunakan salah satu unit mobil pemadam kebakaran.

“Keliling menggunakan unit Rangga untuk menghibur si anak setelah di evakuasi,” ucap Mahdiar, mengakhiri penjelasannya.

Advertisement