SEMARANG, KOMPAS.com – Sebagian besar wilayah di Provinsi Jawa Tengah diprediksi akan memasuki awal musim kemarau pada Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memperkirakan cakupan daerah yang mengalami perubahan musim ini mencapai 66,7 persen dari total wilayah provinsi.
Informasi mengenai awal musim kemarau ini penting untuk diketahui masyarakat guna penyesuaian berbagai aktivitas, mulai dari jadwal bercocok tanam, rencana bepergian, hingga penyusunan jadwal liburan.
Daftar Wilayah Jawa Tengah yang Memasuki Awal Musim Kemarau Mei 2026
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, menjelaskan bahwa umumnya awal musim kemarau di Jawa Tengah diperkirakan terjadi pada Mei 2026. Namun, beberapa daerah diprediksi akan memasukinya lebih awal, yaitu pada dasarian I (1-10 April 2026).
Wilayah yang diperkirakan memasuki musim kemarau pada awal April 2026 meliputi:
- Kabupaten Rembang
- Karimun Jawa
- Sebagian besar Kabupaten Pati
- Sebagian besar Kabupaten Jepara
- Sebagian kecil Kabupaten Demak
- Sebagian kecil Kabupaten Blora
Sementara itu, wilayah yang diperkirakan akan memasuki musim kemarau paling akhir, yaitu pada dasarian II (11-20 Juni 2026), mencakup:
- Sebagian wilayah Kabupaten Banyumas
- Sebagian wilayah Kabupaten Purbalingga
- Sebagian wilayah Kabupaten Banjarnegara
- Sebagian kecil Kabupaten Brebes
- Sebagian kecil Kabupaten Tegal
- Sebagian kecil Kabupaten Pemalang
- Sebagian kecil Kabupaten Kebumen
Adapun wilayah-wilayah yang diprediksi memasuki awal musim kemarau pada Mei 2026 meliputi:
- Kabupaten Cilacap
- Kabupaten Magelang
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Boyolali
- Kabupaten Grobogan
- Kabupaten Sragen
- Kabupaten Karanganyar
- Kabupaten Sukoharjo
- Kabupaten Klaten
- Kota Tegal
- Kota Pekalongan
- Kota Magelang
- Kota Salatiga
- Kota Surakarta
- Sebagian besar Kabupaten Brebes
- Sebagian besar Kabupaten Tegal
- Sebagian besar Kabupaten Pemalang
- Sebagian besar Kabupaten Temanggung
- Sebagian besar Kabupaten Blora
- Sebagian besar Kabupaten Wonogiri
- Sebagian wilayah Kabupaten Banyumas
- Sebagian wilayah Kabupaten Kebumen
- Sebagian wilayah Kabupaten Wonosobo
- Sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan
- Sebagian wilayah Kabupaten Batang
- Sebagian wilayah Kabupaten Kendal
- Sebagian wilayah Kota Semarang
- Sebagian kecil Kabupaten Banjarnegara
Puncak Musim Kemarau Jawa Tengah Diperkirakan Agustus 2026
Goeroeh Tjiptanto menambahkan, jika dibandingkan dengan kondisi normal, awal musim kemarau tahun ini diprediksi maju atau sama dengan biasanya, dengan sifat hujan cenderung di bawah normal.
Sementara itu, puncak musim kemarau di Jawa Tengah diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus 2026. Durasi musim kemarau pada tahun ini umumnya berkisar antara 16 hingga 18 dasarian, atau sekitar lima hingga enam bulan.
Namun, untuk sebagian kecil wilayah Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang, periode kemarau berpotensi lebih panjang, yaitu mencapai 25 hingga 27 dasarian, atau sekitar delapan hingga sembilan bulan.
Jika dibandingkan dengan kondisi klimatologis, panjang musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih lama sekitar satu hingga tiga dasarian.
“Memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau diimbau kepada masyarakat untuk waspada potensi cuaca ekstrem, seperti petir, angin kencang, puting beliung, serta hujan lebat dengan waktu singkat yang berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi lainnya,” ujar Goeroeh dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (16/3/2026).





